oleh

Anambas: Pemekaran Kecamatan Kute Siantan Masih Bahan Pertanyaan

-Home-720 views

ACIKEPRI.COM,Anambas – Pemekaran Kecamatan Kute Siantan masih menjadi misteri. Sejak enam tahun silam wacana pemekaran kecamatan tersebut diupayakan oleh tim pemekaran kecamatan, namun pihak pemkab anambas belum memberikan kepastian hingga saat ini.

Hal inilah yang menjadi alasan rombongan tim pemekaran kecamatan kute siantan mendatangi kantor bupati kepulauan anambas di tarempa pada hari senin pagi (02/04) untuk meminta kepastian akan usulan pemekaran yang diajukan.

Sebanyak lebih kurang 70 orang perwakilan masyarakat dari Kecamatan Palmatak, terdiri dari lima orang kepala Desa, para ketua BPD, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda mempertanyakan tindak lanjut usulan pemekaran kecamatan yang diberi nama “Gunung Kute” tersebut.

Dikantor bupati anambas, rombongan tim pemekaran disambut oleh bupati anambas di Aula kantor bupati dan dilakukan forum audiensi. Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Abdul Haris, SH saat itu didampingi oleh Wakil Bupati KKA Wan Zuhendra dan turut hadir ketua DPRD Anambas Imbran beserta beberapa orang anggota DPRD KKA lainnya.

Menurut Abdul Haris pada hakekatnya tidak ada masalah dalam pengajuan pemekaran gunung kute, namun kondisi wilayah anambas yang menjadi faktor kendala melakukan kordinasi dengan pihak kecamatan dan desa. Oleh itu, pemekaran kecamatan sangat dibutuhkan untuk memperpendek rentang kordinasi kepada masyarakat.

“Sebetulnya tidak ada masalah dengan pemekaran, cuman daerah kita nih kan daerah dengan pulau-pulau kecil. Kalaupun satu tanah, daerah kita ini dipenuhi dengan bukit dan gunung-gunung. Kondisi alamnya sangat berbeda dengan daerah lain”,terang Bupati kepada kepri7.com usai audiensi bersama masyarakat.

Lanjutnya menerangkan mengenai kondisi geografis anambas sebagai faktor pendukung pentingnya pemekaran kecamatan sebagai perwakilan perpanjangan tangan pemerintah kabupaten. Dan diharapkan pelayanannya dapat menjangkau masyarakat hingga di pelosok wilayah kecamatan tersebut.

“Anambas memiliki 255 pulau, jadi kalau berharap dengan kabupaten semua, sangat sulit untuk mengendalikan permasalahan yang ada. Makanya oleh pemerintah pusat, dijadikan pengecualian pemekaran anambas dan sebenarnya tidak dimasukkan kedalam reguler, namun harus pengecualian khusus”, jelas Abdul Haris.

Dikatakan haris, sejauh ini pengajuan tim pemekaran kecamatan gunung kute didukung sepenuhnya oleh pemkab anambas. Agar memberikan pelayanan dan kemudahan bagi masyarakat dalam berurusan dengan pemerintahan. Oleh itu, dirinya meminta masyarakat juga mendukung usulan pemekaran tersebut.

“Kendalanya tidak ada, cuma dukungan saja. Makanya kita minta dukungan dari masyarakat, sehingga ini cepat dikabulkan oleh pemerintah pusat”, tutup Haris.

Kondisi ini juga akhirnya diakui oleh koordinator lapangan (korlap) rombongan tim pemekaran, Sahirudin menjelaskan hasil audensi bersama bupati, bahwasannya pemerintah daerah serius dan mendukung rencana pemekaran kecamatan kute siantan.

“Pemda kita lihat sangat welcome dalam hal pemekaran kecamatan gunung kute, bahkan mereka siap memfasilitasi kita untuk bertemu gubernur. Karena kitapun tidak mau menunggu lama”, ungkap sahir (sapaan akrab).

Menurut sahir, persyaratan dan faktor pendukung lainnya terkait pemekaran sudah terpenuhi sudah dipenuhi, namun pemekaran kecamatan gunung kute terkendala oleh pemerintah pusat yang hingga kini belum diketahui alasannya.

“Kita kesini untuk jemput bola, dan alhamdulillah, bupati beserta DPRD dalam waktu dekat akan memfasilitasi kita untuk berkoordinasi dengan gubernur dan jumpa dengan kementerian dalam negeri mengenai kecamatan gunung kute”, terangnya.

Dijelaskan sahir, usulan pemekaran sejak tahun 2012, dikarenakan tak kunjung terealisasi dan panitia serta kepala desa merasa letih harus bertahun tahun memberikan penjelasan ke masyarakat. Sehingga kedatangan rombongan agar masyarakat ikut mendengarkan penjelasan Bupati.

Saat itu, audiensi berjalan tertib dan aman, usai audiensi dilanjutkan foto bersama di halaman kantor bupati.

Dengan diadakan pertemuan ini sahir berharap semoga memberikan titik terang atas Kecamatan Gunung Kute.

  • editor:ms
  • sumber:kepri7

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *