Akhirnya Rute Pelayaran Antara Kukup Johor Malaysia – Karimun Indonesia Di Buka Kembali

0
73

Karimun, Acikepri.com – Sempat menyisakan kegelisahan bagi masyarakat pengguna Jalur Pelayaran Tg Balai Karimun – Kukup, karena tutupnya Terminal Feri Antara Bangsa Kukup Malaysia pada 31/08/2019 dan
akhirnya dibayar dengan kegembiraan.

Pelabuhan Kukup tersebut secara resmi dinyatakan beroperasi lagi pada, rabu 7/11/2019 setelah Pemerintah Kerajaan Negeri Johor menunjuk Perbadanan Pengangkutan Awam Johor (PAJ) untuk mengambil alih pengurusan Terminal menggantikan Penaga Timur (M) Sdn Bhd yang sempat dinyatakan Pailit di Pengadilan Niaga Medan – Indonesia.

Perbadanan Pengangkutan Awam Johor (PAJ) yang ditunjuk untuk mengurus Terminal Feri tersebut langsung bergerak cepat dan sigap untuk memperbaiki segala kesalahan – kesalahan yang telah dilakukan oleh Pengelola sebelumnya, sehingga terminal tersebut dapat kembali beroperasi ke wilayah Indonesia.

PAJ langsung berhubung dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia dan Kurator Pengadilan Niaga Pada Pengadilan Negeri Medan untuk mencari tahu duduk perkara hukum sebenarnya yang terjadi dan mencari solusi bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut sehingga terminal tersebut dapat beroperasi kembali ke wilayah Indonesia.

Sebagaimana hubungan baik antara kedua negara selama ini telah terjalin dan terjaga, karena dampak dari tutupnya terminal tersebut sangat terasa bagi ekonomi masyarakat di sekitar Kukup terutama bagi para pedagang dan supir taxi, ungkap H. Ramli selaku CEO Perbadanan Pengangkutan Awam Johor (PAJ) kepada media ini.

H. Ramli menambahkan, bahwa Kurator tidak keberatan kepada PAJ untuk membuka jalur pelayaran ke Indonesia

Dengan syarat pemerintah kerajaan negeri Johor sebagai pemegang konsesi terminal pelabuhan Kukup dan tidak melibatkan Penaga Timur (M) Sdn BHD atau antek – anteknya untuk masuk kembali mengurus terminal tersebut dengan konsekuensi apabila hal tersebut dilanggar maka Kurator akan kembali memberhentikan pelayaran dan melakukan penyitaan terhadap Kapal yang di duga ada sangkut pautnya dengan Penaga Timur (M) SDN BHD.

Melalui selulernya, Seventh Roni Sianturi Kurator Pengadilan Niaga Medan, mengamini hal ini.

“PAJ Malaysia telah mengundang Kurator untuk menjelaskan masalah yang sebenarnya, intinya Kurator tidak keberatan apabila Jalur Pelayaran Malaysia – Indonesia di buka kembali dengan catatan tidak boleh ada sangkut pautnya dengan Penaga Timur yang sudah pailit, hal ini dikarenakan boedel pailit dalam Pemberesan Kepailitan belum bisa terpenuhi karena berada di wilayah Yurisdiksi Malaysia, oleh karena itu PAJ sepakat apabila kapal – kapal yang berlayar di atas jalur tersebut terlebih dahulu mendapatkan Authentification dari Kurator” ucapnya

Dari Informasi yang beredar, Jalur dari Tanjung Balai Karimun ke Pelabuhan Kukup telah beroperasi pada hari Kamis 7 Nopember 2019 dengan total 5 trip untuk tahap awal yang diberikan kepada operator yang lama dan kemungkinan total trip akan bertambah apabila nantinya arus penumpang menggunakan jalur tersebut makin meningkat.

Hal ini dibenarkan oleh owner BFerries Service, Dato’ B

“Alhamdulillah, puji syukur kita masih diberi kesempatan untuk dapat beroperasi kembali, terkait hak sepenuhnya saya serahkan kepada Kurator Pengadilan Niaga intinya saya berfikir positif saja bahwa kalau memang rezeki gak akan kemana .” tutupnya Dato’B.(ali)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.