Tasrif: Pengembangan Pembangunan SKPT Selat Lampa Gunakan Dana Hibah Jepang

0
244
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Natuna, Tasrif Amran sampaikan kata sambutan. foto (ist)

NATUNA, ACIKEPRI.com – Pengembangan pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa, Natuna akan menggunakan dana hibah dari Pemerintah Jepang.

Hal ini dikatakan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Natuna, Tasrif Amran saat membuka konsultasi publik amdal pembangunan SKPT Selat Lampa, Natuna, di Natuna Hotel, pada Rabu, 12 Februari 2020.

Tengah, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Natuna, Tasrif Amran. foto (ist)

“Sebelum tahapan dalam pembangunan fisik, KKP telah menandatangani naskah hibah dan berbagai kajian yang dibutuhkan. Salah satunya Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL),” jelasnya.

Tasrif mengajak, semua pihak untuk bekerjasama dengan rencana pembangunan SKPT itu, agar mencapai hasil maksimal dengan harapan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedepannya.

OPD, Forkopimda, para Nelayan, dan Pelaku Usaha. foto (ist)

Senada dengan itu, Kasubdit Kelembagaan, dan Perlindungan Nelayan Kelautan dan Perikanan Provinsi, Mahrus,  mengatakan acara sosialisasi dan konsultasi rencana pembangunan SKPT membutuhkan AMDAL.

“Karena dalam proses pembangunan SKPT diperlukan izin reklamasi pantai,” ujarnya.

Ia menyebutkan, APBN telah banyak dikeluarkan untuk SKPT Selat Lampa ini, dan Pemerintah RI menginisiasi agar pembangunan ini juga ada anggaran dari pihak lain. Dan Jepang yang memberi anggaran hibah kepada Indonesia untuk pembangunan SKPT.

Lanjut Mahrus, Pelabuhan Perikanan Selat Lampa yang terintegrasi sudah melalui kajian KKP dan tim dari Jepang juga ikut dalam meneliti dan melakukan kajiannya.

“Konsultasi publik bagian dari rangkaian ketentuan yang ada untuk dapat ijin lingkungan. Kami harap stakeholder beri saran masukan dalam proses yang rencana akan selesai dalam waktu 4 bulan untuk pembuatan amdal ini, nanti ijin lingkungan dikeluarkan Gubernur Kepri,” tutur Mahrus.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Komisi II DPRD Natuna, Organisasi Perangkat Daerah, Forum Komunikasi Pemerintah Daerah, para Nelayan Natuna, dan Pelaku Usaha.

SARWANTO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.