Jakarta, Acikepri.com – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman (Menko Maritim, Ruhut Binsar Panjaitan, mengatakan, fakta mangrove di Indonesia seluas 2.459.140,50 Ha di Tahun 2015, sekitar 23% luas Mangrove di dunia.
Hal ini dikatakan Luhut di acara Pencanangan Gerakan Penanaman Mangrove Nasional, untuk mendorong percepatan rehabilitasi mangrove di Indonesia, di Gedung Smart Library Perpustakaan Nasional Jakarta, Kamis, 20 September 2018.
Kemenko Maritim bersama KLHK telah menyusun peta lokasi mangrove kritis di Indonesia sampai tingkat kecamatan/Desa (luas kerusakan 2 Ha s/d ribuan Ha per Kecamatan/Desa), laju pengurangan luas mangrove sekitar 52.000 Ha per tahun.
Dari pencanangan ini, maka arah kebijakan mangrove nasional ditetapkan dua kebijakan, pertama Kawasan Konservasi dan kedua kawasan Pengembangan Ekonomi Biru (Wisata Budidaya).
Percepatan Rehabilitas Mangrove Indonesia untuk itu yang diperlukan adalah Instruksi Nasional Gerakan Percepatan Rehabilitas Ekosistem Mangrove secara serentak Se – Indonesia dengan melibatkan seluruh potensi Nasional.
Menko Matitim juga ingatkan agar seluruh Kepala Daerah menjaga lokasi yang ada mangrovenya dan juga bisa dibuatkan peta berapa luas serta lokasinya
Agar terdata oleh pemerintah pusat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Deputi II Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Maritim, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, Bupati Lombok, Gubernur Sulawesi, Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), dan sejumlah kepala daerah di Indonesia.
Sum : Wartakepri.co.id
Editor : sarwanto

Komentar