oleh

SBY Sebut Ada Oknum BIN, TNI, dan Polri Tidak Netral di Pilkada 2018

-Politik-614 views

Bogor, Acikepri.com — Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebutkan, ada oknum Badan Intelijen Negara (BIN), TNI, dan Polri yang tidak netral dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2018.

“Yang saya sampaikan itu bukan isapan jempol belaka, tidak ada niat menuduh, melebih-lebihkan, mendramatisi ataupun duhli, dan tuduh liar, itu bukan DNA saya, saya berhati-hati dalam berbicara.” Kata SBY, di Hotel Santika, Bogor Tengah, Kota Bogor, Sabtu, 23 Juni 2018.

“Tetapi yang saya sampaikan ini adalah tentang ketidaknetralan elemen atau oknum dari BIN, TNI, dan Polri, itu nyata adanya, ada kejadiannya, bukan hoax, sekali lagi ini oknum, ujar SBY.”

SBY mengatakan, kejadian saat Pilkada seperti di beberapa daerah DKI Jakarta, Jawa Timur, Riau, Kalimantan Timur dan Maluku. Salah satunya calon dari partai Demokrat dimintai memasukkan pejabat kepolisian menjadi wakil dalam pencalonannya untuk kepentingan tertentu.

Selain itu, menurut SBY, ada pula di daerah lain seorang calon yang di perkarakan polisi karena menolak untuk memenuhi keterlibatan penting kepolisian. Kemudian ada pula petinggi BIN memerintahkan petinggi TNI memenangkan pasangan calon tertentu.

“Kok begini, kasar sekali, kok terang-terangan, mungkin, biarlah saya SBY warga negara biasa penduduk Cikeas, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang berbicara. Kalau pernyataan saya ini membuat Intelijen dan kepolisian kita tidak nyaman, dan ingin menciduk saya, silahkan, mengapa saya sampaikan? Agar BIN, TNI, dan Polri netral, ucapnya.”

SBY berharap, bahwa rakyat bisa berani menolak semua tindka kecurangan termasuk ketidaknetralan tersebut.

SBY menerangkan, jika ketidaknetralan ini terus terjadi dan berlanjut, maka di khawatirkan akan menimbulkan perlawanan dari rakyat.

“Oleh karena itu saudara-saudaraku, pada Pilkada serentak ini saya mohon dengan segala kerendahan hati netral lah negara, netral lah pemerintah, netral lah BIN, TNI, dan Polri, ucapnya.”

“Saya juga berharap rakyat kecil berani menolak semua tindak kecurangan termasuk ketidaknetralan, biarlah rakyat menggunakan haknya, siapapun yang di sukai, yang diyakini bisa memimpin.”

Sum : zonamerahnews.com.
Editor : sarwanto

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *