JAKARTA, ACIKEPRI.com — Pernyataan Wasekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah yang menyebutkan Presiden Soeharto sebagai presiden terkorup di dunia menimbulkan konflik.
Akibat ucapannya, Ahmad Basarah terancam dipolisikan oleh beberapa pihak. Seperti seorang warga, Riska Prihandani melaporkan politisi PDIP tersebut ke polisi, Senin, 3 Desember 2018.
“Pelapornya WNI (warga negara Indonesia–Red) bernama Riska Prihandani. Yang pertama kami mau konsultasi kepada pihak kepolisian, SPKT,” kata kuasa hukum Riska, Herianto di Mapolda Metro Jaya, Senin, 3 Desember 2018.
“Yang kedua, kami mau membuat laporan, mungkin nanti setelah ini baru bisa memberikan pernyataan terkait laporan kami,” kata Herianto lagi.
Herianto menambahkan, kliennya yang memiliki kecintaan terhadap Presiden kedua RI tersebut merasa dirugikan oleh pernyataan Basarah.
“Pelapornya adalah WNI yang memiliki kebanggaan terhadap Soeharto. Tentu kita sudah tahu semua di media terkait Soeharto dan masyarakat yang mencintai Bapak Soeharto merasa dirugikan,” ucapnya.
“Salah satunya, misalkan (pernyataan) yang dikeluarkan (Basarah), Bapak Soeharto adalah bapak korupsi dan guru korupsi begitu. Ini yang kami coba (laporkan) pihak kepolisian ya,” ucap Herianto lagi.
Herianto mengatakan, pihaknya masih akan mengonsultasikan kepada kepolisian terkait pasal yang cocok diterapkan untuk Basarah.
Terdapat sejumlah pasal yang seperti misalnya Pasal 156 KUHP tentang ujaran kebencian terhadap suatu golongan rakyat di Indonesia.
Pasal 157 tentang Menyiarkan Perasaan Kebencian Terhadap Golongan, Pasal 14 dan 15 Undang Undang nomor 1 tahun 1946, tentang penyebaran berita bohong atau hoax.
“Kita konsultasi dulu mengenai pasal mana yang diterapkan dalam hal ini. Kami mau konsultasi dulu.,” katanya.
“Ada beberapa pasal ya seperti Pasal 14,15,156 dan 157 ada kemungkinan juga UU ITE. Kami coba konsul dulu dengan petugas SPKT, mana dari pasal itu yang bisa masuk.”
Sebelumnya, Wasekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah menyatakan bahwa Presiden Kedua Indonesia sebagai Presiden Terkorup di dunia.
Ahmad Basarah menyebutkan, terdapat setidaknya delapan Keputusan Presiden (Keppres) yang dibuat masa Presiden Soeharto yang diduga kuat telah menguntungkan keluarga dan kroni-kroninya.
“Coba saja searching google dengan pertanyaan siapa Presiden Terkorup di dunia, maka yang akan keluar adalah nama mantan Presiden Soeharto bahkan pernyataan yang lebih keras dari pernyataan saya pun cukup banyak,” kata Basarah di kantor DPP PDI Perjuangan, J Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Desember 2018.
Sum : Wartakota.tribunnews.com
Editor : Red

Komentar