Program Prioritas, Dr Asri Wijaya : Butuh kerja keras serta dukungan

0
198

LINGGA, ACIKEPRI.com — Usai resmi menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Lingga, dr. Asri Wijaya mencanangkan program kerja prioritas 100 hari kedepan.

“Iya, kita ada program prioritas 100 hari kedepan, pertama mengiventarisir permasalahan kesehatan baik di empat bidang dan tiga sub bagian serta puskesmas maupun rumah sakit. Dan mengatasi permasalahan yang ada dengan koordinasi ke perangkat daerah terkait dan Sekretariat daerah,” kata dr Asri kepada wartawan, Senin, 11 Maret 2019.

Kedua, melakukan review data kepesertaan JKN-KIS dari integrasi peserta Jaminan Kesehatan Lingga Terbilang (JKLT) mulai dari tingkat desa sampai dengan kecamatan.

“Ini penting agar penerima JKN-KIS itu memang benar-benar warga yang membutuhkan,” tegas Asri.

Adapun yang ketiga, masih menurut penjelasan mantan Direktur RSUD Dabo itu, akan melakukan sosialisasi di tingkat kecamatan dan desa tentang aturan pengintegrasian peserta JKLT ke JKN-KIS (BPJS).

“Kita akan sosialisasikan ini lagi dari bawah agar masyarakat tahu dan benar-benar paham,” ungkap dr Asri yang juga menjabat Pelaksana tugas Kadinkes Lingga.

Usai menjelaskan secara detail ketiganya, terakhir lanjut Asri, melakukan penetapan target pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) di 4 bidang serta Monev SPM pada masing-masing Puskesmas.

Selain keempat program yang sudah di sebutkan tadi, hal yang juga menjadi prioritas bagi Dinkes adalah menyediakan dokter disetiap Puskesmas yang ada di Kabupaten Lingga.

“Mengadakan dokter di puskesmas yang tenaga dokternya belum ada atau masih kurang. Itu nanti jadi prioritas kami juga kedepan. Ini penting untuk meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan kepada masyarakat,” kata dr Asri.

Keseluruh program kerja yang dicanangkan tersebut, ujarnya bertujuan untuk saling bersinergi. Yang mana, baginya hal itu sangat lah penting guna menjaga kekompakan di seluruh jajaran Dinas Kesehatan.

“Tentunya ini butuh kerja keras serta dukungan dari bidang, kasi, sub bagian serta kepala Puskesmas dan direktur RS. Kami juga berharap mendapatkan dukungan dari organisasi Profesi, forum Kesehatan, pemerintahan Kabupaten serta Komisi III bidang kesehatan,” pungkas dr Asri. (Simarmata)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.