“Sudah kita sampaikan. Kita lihatnya case by case dan memang ditolak maka kita musyawarah, ditolaknya karena apa. Bisa nggak kita musyawarahkan,” kata Fachrul usai rapai koordinasi dengan jajaran Kemenag daerah di kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2019).
Fachrul mencontohkan jika terjadi penolakan pembangunan gereja. Fachrul yakin soal penolakan itu bisa diselesaikan jika ada dialog.
“Tadi saya contohkan, bagaimana kalau ditolak bangun gereja ya kita tanya kenapa ditolaknya. Misalnya dibilang, ‘Pak dia kan cuma ada 5 KK di sini tapi akan bangun gereja seperti ini, kalau dikecilkan sedikit boleh nggak? Boleh’, nah seperti itulah, kita coba dialog. Belum tentu sukses tapi paling nggak ada upaya kita berbuat lebih baik,” ujarnya. (sum detiknews)

Komentar