oleh

DPRD Minta Gugus Tugas Kepri dan Batam Buat Trobosan Tekan Angka Positif Covid-19

-Kepri-768 views

Tanjungpinang – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri Sugianto meminta Gugus Tugas Covid-19 Kepri dan Batam untuk bekerja lebih maksimal dan serius dalam menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Gugus Tugas jangan banyak agenda-agenda yang tidak terlalu penting dan seremonial. Coba dicarikan langkah-langkah pasti dan jitu untuk bisa menurunkan jumlah warga Kepri yang terkonfirmasi Covid- 19,” tegas Sugianto dilansir dari idnnews.id, Jumat, 28 Agustus 2020.

Politisi PDI Perjuangan ini pun melihat, Ketua Gugus Tugas Covid-19 di Kepri dan Batam terlihat tidak memiliki kemauan untuk bertindak dan melakukan penanganan Covid-19 secara serius.

Sehingga menimbulkan rasa tidak percaya lagi dari masyarakat terhadap Satgas Covid-19 ini. Walhasil banyak dari keluarga pasien yang dengan nekat dan memaksa untuk membawa keluarga yang terkonfirmasi positif tanpa mengindahkan protokol kesehatan yang berlaku.

“Saya lihat Ketua Gugus Tugas Covid-19 di Kepri ini tidak bekerja dengan maksimal. Dan menimbulkan kesan rasa ketidakpercayaan dari masyarakat. Buktinya, banyak kasus dari keluarga pasien yang dinyatakan positif covid-19 diketahui nekat mengambil sendiri jenazah dari rumah sakit. Bahkan baru-baru ini terjadi pemukulan terhadap tim medis di rumah sakit,” terangnya.

Pihaknya juga memandang, masih kurang tranparannya data dalam penanganan jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga terkesan adanya dugaan ditutupi dan hal ini sangat membahayakan masyarakat.

“Masyarakat perlu tahu dengan jelas dan terbuka. Janganlah sampai memunculkan dugaan ditutupi. Ini sangat membahayakan,” tegasnya

Selain itu, tegasnya, selaku Kepala Daerah sudah seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, untuk tidak melakukan perkumpulan-perkumpulam massa maupun kegiatan yang mengumpulkan massa.

Dan seharusnya, mereka bisa berikan contoh dan teladan yang baik kepada masyarakat untuk tidak membuat kegiatanpkegiatan yang bersifat mengumpulkan masa, yang bisa menimbulkan image dan kesan kampanye terselubung oleh petahana.

Mengingat, hal ini sebagai salah satu cara dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Disisi lain, saya juga melihat penanganan covid-19 saat ini baik di Provinsi Kepri maupun di Batam hanya terkesan bagi-bagi sembako saja. Padahal banyak hal lain yang harus dilakukan dalam penanganan dan pencegahan Covid-19 ini. Jangan hanya fokus pada sembako saja,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada Ketua Gugus Tugas Covid-19 di Kepri dan Batam untuk bekerja maksimal dan melakukan terobosan-terobosan jitu. Sehingga penanganan covid-19 bisa lebih maksimal di Kepri dan rasa kepercayaan dari masyarakat bisa kembali lagi.

Sebagaimana diketahui, Kasus Positif Corona di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), terus bertambah. Bahkan, Kamis, 27 Agustus 2020 malam tadi, jumlah kasus corona bertambah menjadi 545 kasus setelah terjadi penambahan 46 kasus baru.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *