Pasien Reaktif di RSUD Natuna Meninggal Dunia

0
29

Natuna – Seorang warga Natuna yang berdomisili di Bandarsyah, dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Natuna, Rabu, 14 Oktober 2020 malam.

Warga berinisial Z itu mengeluhkan sesak nafas, batuk, pilek dan demam. Tim Medis RSUD Natuna pun langsung melakukan Rapid Test terhadap pasien, dan hasilnya reaktif.

” Hasil Rapid reaktif langsung dilakukan isolasi di RSUD, kemudian Dokter penyakit dalam ambil Rontgen dan ternyata Pneumonia,” terang Juru Bicara Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Natuna Hikmat Aliansyah, Jumat, 16 Oktober 2020.

Untuk memastikan apakah pasien berusia 56 Tahun itu Positif terpapar Covid-19, pihak RSUD pun mengambil sample Swab, untuk dikirim ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kota Batam, pada hari Kamis, 15 Oktober 2020.

“Namun keadaan kesehatan pasien ternyata memburuk, sehingga pada jam 6 pagi tadi dinyatakan meninggal dunia, karena pasien probably Covid-19, maka dimakamkan dengan prosedur pasien Covid-19,” tutur Hikmat.

Lebih lanjut Hikmat menerangkan, Pasien Z tersebut juga tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah rawan Covid-19.

“Beliau kerja di Penagih, kita khawatir ada kontak dengan ABK kapal,” sebut Hikmat.

Ia pun berdoa, hasil swab pasien Z negatif Covid-19, sehingga Natuna tetap berstatus zona hijau.

“Jika ternyata positif, kami langsung lakukan tracking (pelacakan), siapa saja yang pernah kontak dengan pasien Z ini,” pungkasnya.

SARWANTO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.