PGI Kutuk Keras Aksi Pembantaian Satu Keluarga di Sigi

0
147

acikepri.com – Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) mengecam pembantaian terhadap empat warga dan pembakaran rumah ibadah bagi warga Nasrani di Dusun Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kejadian tersebut mempertontonkan perilaku biadab yang harus dikecam oleh semua orang beradab.

“MPH-PGI juga mengungkapkan belarasa dan keprihatinan yang mendalam kepada keluarga yang berduka dan kepada segenap pelayan serta jemaat Gereja Bala Keselamatan di Desa Lemban Tongoa,” kata Humas PGI, Philip Situmorang, Minggu, 29 November 2020 seperti dilansir JawaPos.com.

Terkait insiden teror yang terjadi pada Jumat, 27 November 2020, kata Philip, pihaknya mendesak pemerintah dan aparat keamanan untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut. Menurutnya, perlu dilakukan tindakan cepat untuk memulihkan trauma keluarga korban dan ketentraman bagi masyarakat agar tidak ada lagi ancaman teror.

“Mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, memelihara kerukunan dan persaudaraan, sambil sepenuhnya mendukung upaya pemerintah untuk menangani kasus ini,” ujar Philip.

PGI juga mendorong peran tokoh agama dan masyarakat untuk bersikap proaktif dalam penanggulangan gerakan ekstremisme yang melegalkan cara-cara teror, yang sungguh menodai nilai-nilai luhur agama maupun kebangsaan.

“Mengajak gereja-gereja dan umat beragama lainnya untuk tekun berdoa agar tragedi kemanusiaan di Sulawesi Tengah segera terselesaikan. Serta keluarga para korban dan masyarakat lainnya diberi kekuatan dan perlindungan,” ucap Philip.

Philip memastikan, pihaknya terus mendoakan dan mendukung semua langkah dan upaya pemerintah untuk memelihara keamanan dan ketentraman masyarakat untuk terbebas dari aksi teror dan estremisme.

Sebelumnya, empat orang warga Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah dibunuh oleh kelompok teroris pimpinan Ali Kalora. Tujuh rumah dibakar, salah satunya yang biasa dijadikan tempat ibadah umat Nasrani.

Polri menduga, pembunuhan terhadap empat orang di Dusun Lima Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat, 27 November 2020, diduga dilakukan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, terungkapnya peristiwa itu bermula saat anggota Polsek Palolo pada Jumat (27/11) pukul 10.30 wita, menerima informasi dari masyarakat ada salah satu warga Dusun Lima Lewonu yang dibunuh secara kejam. Selain itu, beberapa rumah dibakar oleh orang tidak dikenal.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.