Medan, Acikepri.com — DP warga Jalan Sakura Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan Medan, dibekuk aparat Kepolisian Sektor Delitua kerana aksi biadab menyetubuhi anak kandungnya M, 14 tahun.
Menurut informasi, pada Jumat, 16 November 2018, korban didampingi ibu kandungnya berinisial HR, memberanikan diri mendatangi Polsek Delitua guna membuat pengaduan.
Hironisnya, sang ayah bejadpun tega mengancam akan membunuh Melati, apabila perbuatan benadnya diketuai orang lain.
Kepada petugas Kepolisian Polsek Delitua, M yang tinggal di Jalan Sakura Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan Medan Tuntungan ini menceritakan kisah sedihnya berawal saat dirinya sedang mencuci piring di dapur rumah.
” Saat itu saya sedang mencuci piring, tiba-tiba ayah datang dari belakang dan mengajak saya kedalam kamar. Didalam kamar ayah membuka bajuku satu persatu dan langsung menyetubuhiku,” ujar M kepada petugas Kepolisian.
Namun aksi ayah bejat ini akhirnya terkuak setelah HR ibu Melati memergokinya. ” Sewaktu saya pulang ke rumah melihat pintu tidak terkunci. Karena pintu rumah tidak terkunci, saya langsung masuk ke dalam rumah. Disaat itu saya terkejut saat melihat kedalam kamar, suamiku edang diatas perut putrinya sendiri,” ujar HR.
Kejadian memilukan itu membuat HR sontak menjerit, namun DP langsung membekap mulut HR dan menyuruhnya diam. Pelaku langsung mengancam akan membunuh HR dan M apabila kelakuan bejatnya dilaporkan ke pihak kepolisian. Merasa nyawanya terancam, HR pun terdiam dan tidak banyak berbicara.
HR dan korban akhirnya pergi mengungsi ke rumah sanak saudaranya di daerah Kota Medan. HR pun menceritakan kejadian yang dialaminya. Mendengar perkataan korban dan ibunya. Pihak saudara jadi panik dan mencoba mencari tersangka. Namun pelaku tidak ditemukan. Hingga akhirnya pihak keluarga mengambil kesepakatan untuk melaporkan DP ke kantor Polisi.
Ternyata aksi bejat yang dilakukan ayah kandung ini sudah berulang kali. Itu dilakukan saat istrinya HR tidak berada dirumah dan berjualan di Pasar Melati. Korban berulang kali ditiduri ayah kandungnya. Aksi dilakukannya ketika Melati pulang sekolah dan saat menjelang sore hari.
Akibat perlakuan ayah kandung yang bejat, korban terlihat mengalami trauma yang saat dalam. Bahkan korban ketakutan apabila melihat laki-laki yang akan mendekatinya.
” Traumalah pak anakku ini, karena terus-terusan diperkosa ayah kandungnya sendiri. Biadab kali memang dia, sudah tidak kerja malah perkosa anaknya yang masih belia,” kata ibu korban dihadapan petugas.
Kapolsek Delitua kompol BL Malau membenarkan laporan korban. ” Korban sedang diperiksa dan selesai di visum, pelaku akan langsung kita kejar,” ujar Kapolsek.
Sum: Satarapost
Editor: Red

Komentar