oleh

Warga Natuna Serbu Bazar Pangan Murah di Pantai Piwang

Natuna – Hujan gerimis yang membasahi Pantai Piwang, Ranai, Sabtu, 25 Oktober 2025 tak menyurutkan langkah ratusan warga untuk datang ke lokasi Bazar Pasar Murah yang digelar Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Natuna.

Sejak pagi, deretan tenda biru, antrean panjang, dan suara pedagang menjadi pemandangan khas di tepi pantai meski langit tampak kelabu.

Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik, yang hadir langsung di lokasi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Ini program Provinsi bekerjasama dengan Pemkab Natuna, inisiasi dari Pemprov Kepri,” ujar Jarmin di tengah kerumunan warga.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kebijakan nasional dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, untuk memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan murah dan terjangkau.

“Bazar ini juga bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat di wilayah terluar seperti Natuna. Kami berterima kasih atas dukungan Gubernur Kepri dan semua pihak yang terlibat,” tambahnya.

Antusiasme warga terlihat jelas. Mereka berebut membeli beras, minyak goreng, gula, tepung, bawang merah, bawang putih, dan telur ayam dengan harga jauh di bawah pasaran.

“Lebih murah dari harga pasar, makanya ramai sekali,” ujar Siti, salah satu warga Ranai, sambil menenteng dua karung beras premium.

Adapun daftar harga bahan pokok di bazar tersebut antara lain, Minyakita Rp15.000 per liter, gula pasir Rp14.000 per kilogram, telur ayam Rp53.000 per ikat (500 butir), bawang merah Jawa Rp33.000 per kilogram, tepung terigu Rp9.000 per kilogram.

Menurut Neong Cut Ramasafithri, fungsional analis pasar hasil pertanian ahli muda sekaligus PPTK Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri, seluruh pasokan bahan pangan tersebut sebagian besar dikirim dari Tanjungpinang hasil koordinasi lintas instansi.

“Untuk beras premium dari Bulog Tanjungpinang, minyak 1 ton, tepung 300 kilogram, gula 1 ton, dan telur 500 papan,” jelas Neong.

Ia menambahkan, pihaknya juga menggandeng BUMD Kepri untuk menyediakan bawang merah dan bawang putih sebanyak 300 kilogram, serta berbagai bahan pangan lain guna menekan gejolak harga di daerah perbatasan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri, Dr. Rika Azmi, menyebutkan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-45 sekaligus menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan di wilayah terluar.

“Ini bentuk nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakatnya,” ujarnya. Ia menambahkan, kegiatan serupa juga akan digelar di empat kabupaten/kota lain, yaitu Karimun, Bintan, Tanjungpinang, dan Lingga.

Selain berbelanja bahan pokok murah, warga juga mendapatkan layanan pemeriksaan gula darah gratis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna. Beberapa tenda UMKM lokal, pelaku usaha ayam potong, dan kelompok tani turut meramaikan kegiatan tersebut.

Bazar ini juga didukung oleh Bulog Natuna, Bulog Tanjungpinang, BUMD Kepri, serta distribusi logistik dari Bank Indonesia dan SDP.

Menjelang siang, gerimis belum juga reda, namun wajah-wajah bahagia tampak di setiap sudut tenda. “Kalau bisa sering-sering diadakan,” ujar seorang warga sambil tersenyum. (Sarwanto)

Editor: Sar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *