Natuna – Bantuan pangan dari Presiden melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi tiba di Kabupaten Natuna dan mulai disalurkan kepada masyarakat, Sabtu, 4 April 2026.
Program ini menjadi angin segar bagi warga yang masih berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah tekanan ekonomi.
Sebanyak 7.321 warga Natuna tercatat sebagai penerima manfaat bantuan tersebut. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Gubernur Kepulauan Riau di halaman kantor Bulog Natuna.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas kepedulian terhadap masyarakat daerah perbatasan. Ia menegaskan bahwa bantuan ini sangat membantu meringankan beban masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat atas program ini, karena sangat membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok, yakni beras dan minyak goreng. Setiap penerima mendapatkan total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan. Meski sederhana, bantuan tersebut dinilai sangat berarti bagi keberlangsungan dapur rumah tangga masyarakat.
Selain penyaluran bantuan, Gubernur juga mengingatkan pentingnya kesadaran dalam mengelola konsumsi pangan. Ia menyoroti kebiasaan boros makanan yang masih kerap terjadi, terutama di tempat makan.
“Mulai sekarang, makanlah secukupnya. Kita harus menghargai makanan,” pesannya.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Natuna untuk aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam mengonsumsi pangan serta mengurangi pemborosan.
Di sisi lain, upaya penguatan ketahanan pangan terus didorong pemerintah pusat. Tahun ini, Kabupaten Natuna mendapatkan program penanaman kelapa seluas 500 hektare yang diharapkan mampu meningkatkan produksi serta kemandirian pangan daerah.
Gubernur turut meminta dinas pertanian setempat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar program tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Natuna, Pensius Siburian, menjelaskan bahwa data penerima bantuan bersumber dari Kementerian Sosial. Penyaluran bantuan akan dilakukan melalui pemerintah desa dan kelurahan guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Program bantuan pangan ini tidak hanya menjadi bentuk distribusi logistik, tetapi juga membawa pesan penting tentang kepedulian, kebersamaan, serta pentingnya menghargai setiap bahan pangan.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya terbantu secara ekonomi, tetapi juga semakin sadar akan pentingnya ketahanan pangan sebagai tanggung jawab bersama. (Sarwanto)
Editor: Juliadi

Komentar