oleh

Menko Maritim Sebut Akan Jamin Anak Korban KM Sinar Bangun Tidak Putus Sekolah

-Nasional-674 views

Tigaras, Simalungun, Acikepri.com — Pasca pengumuman dihentikannya pencarian dan evakuasi KM Sinar Bangun serta korbannya. Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, meninjau langsung dermaga Tigaras dan berdialog dengan keluarga korban untuk mendengarkan keluh kesah mereka.

Turut mendampingi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Sumatera Utara (BPBD Sumut) Riadil Akhir Lubis, Bupati Simalungun Jopinus Ramli Saragih, Tim Basarnas, dan Bupati Simalungun JR Saragih.

Dalam kesempatan itu, Luhut menyampaikan akan menjamin anak-anak korban KM Sinar Bangun tidak putus sekolah.

“Yang paling penting itu sekolah, nanti anak-anak yang orang tuanya sudah pergi (korban KM Sinar Bangun) kita akan sekolahkan. Tidak usah uang pemerintah, uang pribadi saya saja,” kata Luhut saat berdiskusi dengan keluarga korban di tenda Basarnas, Tigaras, Simalungun, Senin, 2 Juli 2018.

Tidak hanya sekolah, Luhut juga membuka pintu kepada keluarga korban bila ada keluhan setelah tragedi KM Sinar Bangun. “Nanti kalau ada apa-apa hubungi saja saya langsung, tidak usah lewat orang lain. Kita akan layani semampu kita, jadi ibu, bapak tak usah takut, ujar Luhut.”

Setelah berdiskusi dengan keluarga korban, Luhut langsung menaiki KMP Sumut I bersama keluarga korban dan pimpinan daerah untuk menabur bunga di titik tenggelamnya KM Sinar Bangun. Setelah kembali ke dermaga Tigaras, Luhut bertolak ke bandara Silangit menggunakan helikopter Basarnas.

Sementara itu, Bupati Simalungun JR Saragih menyampaikan ada juga santunan dari Kementrian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Simalungun selain dari Jasaraharja.

“Ya, Kementrian Sosial akan memberikan santunan kepada keluarga korban sebesar Rp 15 juta. Dari Pemkab Rp 2 juta dan dari Jasaraharja Rp 50 juta, ujar JR Seragih.”

Sum : TOPKOTA.com
Editor : sarwanto

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *