Jombang, Acikepri.com — Rais Aam Nahdlatul Ulama (NU) KH Ma’ruf Amin didampingi Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar melakukan silaturrahim ke Pesantren di Jawa Timur yaitu Pesantren Tebuireng, Jombang, Senin, 3 September 2018.
Rombongan tiba sekitar pukul 13.00 WIB dan langsung menuju ruang tamu untuk mengadakan pertemuan tertutup. Sekitar 60 menit kemudian rombongan keluar dan ziarah makam keluarga Tebuireng.
Dalam kunjungan tersebut Kiai Ma’ruf disambut wakil Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) beserta beberapa pengurus Tebuireng.
Bahkan Kiai Ma’ruf sempat menikmati makan siang di dalem kesepuhan Tebuireng. Selanjutnya rombongan Kiai Ma’ruf bergerak menuju makam pendiri NU KH Hasyim Asy’ari, KH Wahid Hasyim dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Menurut Kiai Ma’ruf kunjungannya ke Tebuireng untuk nostalgia dengan pesantren yang pernah mendidiknya ilmu agama ini. Bahkan ia sempat bercerita tentang keadaannya waktu di pesantren dulu dan tempat tinggalnya.
” Itu dulu kamar saya,” kata Kiai Ma’ruf saat perjalanan menuju makam keluarga Tebuireng sambil menunjuk salah satu kamar di wisma Pesantren Tebuireng.
” Selain di sini (Pesantren Tebuireng, red) saya juga pernah di Seblak (sekitar 1 km dari Tebuireng), saya dulu disuruh ngasuh (merawat) keponaan, tambahnya.”
Setelah bersilaturahmi ke Pesantren Tebuireng, rombongan Kiai Ma’ruf melanjutkan perjalanan ke Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Sekitar 10 km dari Pesantren Tebuireng.
Di Tambakberas, Kiai Ma’ruf diterima oleh putera KH A Wahab Hasbullah yang bernama KH Hasib Wahab dan Hj Mundjidah Wahab. Nama terakhir merupakan Bupati Jombang terpilih periode 2018-2023. Ikut menyambut serta ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum KH Wafiyul Ahdi.
Kunjungan ini merupakan rangkaian safari Kiai Ma’ruf ke pesantren-pesantren yang ada di Jawa Timur. Safari ini dimulai dari Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Alfalah Kediri lalu ke Tebuireng Jombang, Tambakberas Jombang, Denanyar Jombang, Rejoso Jombang, Driyorejo Gresik, Sunan Drajat Lamongan dan bertemu pengurus NU se-Jawa Timur.
Sum : Indonesiasatu.co.id
Editor : Red

Komentar