LINGGA, ACIKEPRI.com — Kasubbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Kepri, Syahbudi, menyebutkan, bahwa saat
ini banyak bermunculan berbagai aplikasi pengolah data, sementara tujuannya sama, terkadang formatnya saja yang berbeda-beda, tetapi ketika diintegrasikan ada yang tak cocok.
” Rencananya tahun depan kita akan buat aplikasi data berbasis android. Nanti tinggal instal dan kita bisa langsung bisa menyajikan data lebih cepat dan akurat ketika diminta,” kata Syahbudi saat menjadi pemateri di kegiatan sosialisasi kehumasan yang digelar oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepri di Lingga, baru-baru ini.
Menurut Syahbudi, saat ini memang kita masih kekurangan tenaga humas yang professional. Humas sangat erat kaitannya dengan pengumpulan dan pengelolaan data, seperti data keagamaan, pendidikan dan tata kelola lainnya. Kebutuhan data sangat diperlukan dalam perencanaan dan pengambilan keputusan oleh pimpinan.
Ia pun menyinggung medsos. Pesannya, jangan asal me-like atau membagi berita bohong, ujaran kebencian dan berita radikalisme serta yang berbau provokasi. Apalagi sumber medianya yang tidak jelas.
” Jejak digital tak bisa dihapus, mudah untuk dilacak karena nomor handphone kita sudah terigester melalui NIK dan KK,” pesan Syahbudi.
Gunakan media sosial dengan bijak dan arif. Jadikan media sosial sebagai sarana informasi untuk menambah pengetahuan serta ambil nilai manfaatnya, lanjutnya.
Sum: Suarasiber.com
Editor: Red

Komentar