oleh

Wakapolri Sebut Pemilu Semakin Dekat, Keributan di Medsos Sudah Bergeser ke Dunia Nyata

-Home-686 views

JAKARTA, ACIKEPRI.com — Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto menjadi pembicara kunci dalam Diskusi Interaktif Nasional dan Deklarasi Pemilu Damai Tanpa Hoaks, Tanpa Ujaran Kebencian, Tanpa Isu SARA, Sabtu, 2 Februari 2019.

Acara tersebut digelar oleh Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri di Auditorium Binakarna, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

Didapuk menjadi keynote speaker, Ari Dono Sukmanto sempat menyinggung perihal hari pesta demokrasi yang kian dekat.

Menurut jenderal bintang tiga tersebut, pemilu di Indonesia tidak lagi hanya diwarnai keributan di media sosial, seperti hoaks.

Namun, keributan itu kini telah muncul dan bergeser ke dunia nyata.

“Yang tadinya hanya ribut di medsos, sudah bergeser sekarang ke dunia nyata. Ini yang harus kita cegah,” ujar Ari Dono Sukmanto.

Kemudian, ditemui saat akan meninggalkan lokasi, Ari Dono Sukmanto mengakui Pemilu 2019 ini memang berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya.

Di mana, hoaks hingga ujaran kebencian bertebaran.

Akan tetapi, kata dia, fenomena tersebut tidak hanya terjadi terjadi di Indonesia.

Beberapa negara pun mengalami isu dan fenomena serupa saat penyelenggaraan pemilu.

“Tinggal bagaimana kita warga negara menyikapinya berita bohong dan sebagainya ini. Karena memang terjadi dan kelihatan mungkin akan ada peningkatan, ya di sinilah langkah-langkah kita Polri dan seluruh bangsa berusaha (meredamnya),” paparnya.

Mantan Kabareskrim Polri tersebut mengutarakan contoh langkah-langkah yang telah diambil Korps Bhayangkara, demi mewujudkan Pemilu 2019 yang aman dan damai.

“Polri dalam hal ini juga sudah mengambil langkah-langkah, deklarasi damai sampai dengan kegiatan sekarang yang kita laksanakan, yaitu milenial road Safety festival, di mana mengumpulkan semua milenial untuk bersatu bersama-sama menciptakan kedamaian,” bebernya.

Polri mengajak semua pihak untuk mewujudkan Pemilu 2019 sebagai pemilu yang damai tanpa ada hoaks dan ujaran kebencian.

Ari Dono Sukmanto mengatakan, masyarakat harus memiliki keinginan untuk mewujudkan pemilu yang damai tersebut.

“Ya memang fenomenanya seperti ini, kita bangsa Indonesia sedang diserang dengan fenomena seperti ini. (Jadi) harus ambil sikap, salah satu di antaranya kita harus bersatu padu mempunyai keinginan untuk kita damai,” beber Ari Dono Sukmanto.

Selain itu, jenderal bintang tiga itu mengatakan semua pihak tetap harus melaksanakan pencegahan, meski ada penegakan hukum dari pihak Korps Bhayangkara.

Menurutnya, salah satu cara agar terwujudnya kondisi itu adalah dengan memberikan semburan kebaikan dan kedamaian.

“Meskipun ada penegakkan hukum, (harus) tetap dilaksanakan pencegahan juga,” ucapnya.

“Salah satunya adalah ini tadi kita mengajak semua untuk semburan kedamaian, semburan kebaikan itu yang harus kita terus laksanakan,” sambung Ari Dono Sukmanto.

Sumber: Wartakota.tribunnews.com
Editor: Red

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *