Soal Hama Kutu Coklat, Komisi III DPRD Batam Akan Panggil PT ACI

0
209

BATAM, ACIKEPRI.com — Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Nyangnyang Haris Pratamura, mengatakan, bahwa pihaknya akan memanggil dan menyidak PT Asia Cocoa Indonesia (ACI) terkait tempat penyimpanan Biji Coklat yang menimbulkan hama kutu.

“Dalam waktu dekat kita  sidak dan panggil pihak perusahaan tersebut bagaimana terkait dengan UKL atau UPL nya,” ujarnya.

Selain itu, Komisi III meminta untuk tanggung jawab kepada perusahaan coklat tersebut supaya mencari solusi bagaimana mencegah Hama kutu tersebut.

“Jangan sampai hama kutu ini menggangu terhadap lingkungan dan masyarakat serta pedagang yang disekitaran Pelabuhan Logistik PT Persero Batam yang disekupang,” tegas Haris.

Ditempat terpisah, Lurah Tanjung Pinggir, Ersan, juga akan memanggil pihak PT Persero Batam dan pihak Manajemen PT Asia Cocoa Indonesia.

“Dalam waktu dekat ini, kita akan panggil mereka untuk mencari solusi gimana jalan keluarnya terkait hama kutu yang sudah meresahkan warga sekitar dan para pedagang lainnya,” tegas Ersan saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 20 Juni 2019.

“Kemungkinan besok atau dalam dua hari ini pastinya kita panggil, sehingga hal ini tidak menjadi polemik diantara kita,” tambahnya.

Ia menambahkan, dalam hal ini kita juga akan melibatkan dinas pertanian dan ketahanan pangan, kantor kesehatan pelabuhan (KKP) Sekupang, dan Badan Karantina Pertanian

“Selain itu kita juga sudah berkordinasi dengan pihak puskesmas Kecamatan Sekupang,” ucap Ersan.

Ia mengaku, sebelumnya ia sudah pernah tinjau lokasi Gudang atas laporan dari masyarakat karena hama kutu tersebut sudah meresahkan warga khususnya Rumah Makan Ranah Minang yang tidak jauh dari lokasi Gudang PT Persero Batam.

“Memang kita sudah tinjau lokasi itu pada Senin, 10 Juni 2019 lalu, namun belum ada tindak lanjut,” kata Ersan.

Ersan juga menjelaskan bahwa Biji Coklat milik PT Asia Cocoa Indonesia tersebut berasal dari Belawan, Medan, Sumatera Utara.

Beda halnya, apa yang disampaikan oleh pihak PT Persero Batam bahwa Biji Coklat tersebut berasal dari Palu, Sulawesi Tengah. (b /*.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.