DD Naik 16.7 Persen, DPMD Natuna Berharap Desa Tingkatkan Kualitas

0
124

NATUNA, ACIKEPRI.com — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kabupaten Natuna menggelar rapat koordinasi pertama tim inovasi kabupaten (TIK), dan sosialisasi P2KTD kabupaten Natuna, di Natuna Hotel, pada Jumat, 5 Juli 2019 malam.

Sekretaris Dinas PMD, Muhammad Faisal Hasibuan, menyebut, bahwa lima tahun terakhir jumlah dana desa (DD) yang telah di transfer sebanyak 257 triliun kepada kepada lebih kurang 25 ribu desa di Indonesia.

“Tentu ini memberikan dampak besar bagi peningkatan sarana-prasarana, SDM, dan kualitas pelayanan desa,” kata Faisal.

Faisal mengatakan, pencapaian lima tahun ini, khususnya di 70 desa di kabupaten Natuna perlu ditingkatkan baik sasaran pemanfaatan DD, maupun kualitas hasil pemanfaatan DD.

Sebagaimana diketahui, Faisal menerangkan, tahun ini pemerintah memberikan alokasi dana desa (ADD) dari APBN sebesar 63.6 miliar kepada 70 yang tersebar di 15 kecamatan.

“Jumlah dana desa ini meningkat lebih kurang 16.7 persen dibandingkan tahun 2018,” tambah Faisal.

Suasana Rapat

Adanya penambahan DD, Faisal berharap, desa dapat meningkatkan kualitas pemanfaatan DD bagi masyarakat desa.

Selain itu, Faisal mengatakan, bahwa PID tahun 2018 Natuna berhasil melaksanakan bursa inovasi desa terbaik di Kepulauan Riau (Kepri), dan juga telah tercapai 144 komitmen pada kegiatan bursa. Walau hanya 88 kegiatan yang terealisasi di APBDes 2019.

Dari pencapaian ini, Faisal, menuturkan, pemerintah daerah sangat mengapresiasi kinerja TPID, dan tenaga pendamping desa P3MD atas pencapaian tersebut.

Diharapkan melalui rakor ini ada kesatuan pemahaman dan arah kebijakan yang mendukung program-program prioritas dana desa salah satunya pencegahan stanting di desa-deda kabupaten Natuna.

Sementara itu, Kabid Bina Pemerintah Desa Dinas PMD, Muhammad Fadhly Azzuhry, dalam laporannya, mengatakan, tujuan dilaksanakan kegaiatan ini adalah untuk melakukan koordinasi, tempat bertukar pengetahuan, membantu staker PMD Provinsi dalam memverifikasi pembentukan TPID, dan meningkatkan kualitas pelayanan program pembangunan dan PMD.

Kegiatan ini diikuti laksanakan selama 4 hari dari tanggal 5-8 Juli 2019, dan diikuti oleh TIK, 2 perwakilan di 15 kecamatan, pendamping desa, dan 7 orang penyedia kapasitas teknis desa.

Rakor tersebut juga mendatangkan narasumber dari Dinas PMD, Dinas BP3D, Dinas Pendidikan dan Olahraga, Dinas Kesehatan PP & KB, dan Tenaga Ahli P3MD.

SARWANTO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.