Bupati Natuna Berharap Putra Daerah Bekerja di KKKS Migas

0
36
Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal Sampaikan Sambutan di Diskusi Hulu Migas yang digelar oleh SKK Migas. foto (HUMAS)

NATUNA, ACIKEPRI.com – Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal berharap, adanya peluang putra daerah untuk turut dalam aktivitas produksi yang sedang dilakukan oleh para kontraktor yang tergabung dalam KKKS Migas.

“Tentunya putra daerah  yang memiliki keahlian dibidang migas maupun berbagai keahlian pendukung,” kata Hamid saat menghadiri Diskusi Hulu Migas yang digelar oleh SKK Migas yang mengangkat tema “Kontribusi Sektor Hulu Migas dalam mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah”, bertempat di Hotel Radisson Batam, Kamis, 22 Agustus 2019.

Namun disadari bahwa untuk mewujudkan hal tersebut, angkatan kerja harus diberikan peluang untuk mengikuti berbagai pelatihan atau pendidikan, sehingga pada gilirannya tercipta SDM yang benar-benar mampu mendukung berbagai pekerjaan dibidang migas yang dimaksud.

Hamid menyebut, bahwa pembangunan yang saat ini sedang dilakukan sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan anggaran yang tersedia di APBD Kabupaten Natuna.

Walaupun masih mengalami keterbatasan anggaran untuk mengeloka potensi unggulan daerah, yaitu sector pariwisata dan perikanan.

Pekerjaan utama yang sedang digiatkan adalah membangun akses di beberapa objek destinasi wisata. Karena menurut Hamid, jika akses tersebut sudah memadai akan berimbas pada peningkatan perekonomian masyarakat setempat.

Menurutnya, peningkatan ekonomi masyarakat serta pembangunan infrastruktur merupakan salah satu bentuk tanggungjawab pemerintah dalam membangun kewibawaan dan kedaulatan wilayah NKRI, melalui pendekatan pertahanan bidang ekononi dan kesejahteraan.

Plt Gubernur Kepri, Isdianto menerima cendramata dari SKK Migas. foto (HUMAS)

Sementara itu, Plt Gubernur Kepri, Isdianto mengatakan, saat ini Pemerintah Provinsi Kepri  sedang giat mendukung pembangunan terutama pada sector Pariwisata yang berada di wilayah perbatasan, diantaranya Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas.

Namun kendala yang saat ini dirasa adalah minimnya akses menuju kedua daerah tersebut, baik infrastruktur dasar maupun fasilitas transportasi dari ibukota provinsi. Oleh karenanya Kepri terus berupaya memaksimalkan potensi yang ada bagi membangun konektivitas.

Isdianto menambahkan bahwa terdapat 19 ladang migas yang beroperasi di wilayah Kepulauan Riau dan sejauh ini keberadaannya telah memberikan kontribusi besar terhadap pelaksanaan pembangunan, karena jika tidak didukung oleh Dana Bagi Hasil sebagai Daerah Penghasil Migas, Kepri tidak akan mengalami kemajuan seperti saat ini.

Oleh karenanya, atas nama seluruh masyarakat Kepri, Isdianto menyampaikan apresiasi atas segala dukungan dari SKK Migas sebagai coordinator KKKS Migas dan mengakui bahwa masih berharap banyak adanya dukungan tersebut, terlebih lagi bagi mendukung pembangunan di beberapa wilayah perbatasan seperti Natuna dan Kepulauan Anambas.

Segala rencana pembangunan hendaknya selalu dibangun sinergitas, sehingga hasilnya tidak tumpang tindih dan akan memberikan manfaat bagi seluruh wilayah sasaran program kerja. Oleh karenanya Pemerintah Provinsi Kepri akan terus membangun sinergitas untuk mewujudkan hasil pembangunan yang tepat sasaran serta saling mendukung.

Hadir dalam kegiatan tersebut, beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Kepri, beberapa pejabat SKK Migas serta pimpinan perusahaan/kontraktor maupun direksi yang tergabung dalam KKKS Migas.

SARWANTO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.