Karimun – Tahun 2022, Kemensos melanjutkan program bansos reguler yakni PKH dengan anggaran sebesar Rp28,7 triliun dengan target 10 juta KPM. Penyaluran dilakukan setiap 3 bulan sekali dalam 4 tahap (Januari, April, Juli dan Oktober) melalui Bank HIMBARA (BNI, BRI, Mandiri dan BTN).
Kemudian BPNT/Kartu Sembako dengan anggaran Rp45,12 triliun dengan target sebanyak 18,8 juta KPM. Penyaluran dilakukan setiap bulan selama periode Januari – Desember 2021 melalui Bank HIMBARA (BNI, BRI, Mandiri dan BTN) dan agen yang ditunjuk. Indeks bantuan ditetapkan sebesar Rp200.000/bulan/KPM.
Selain dari Kemensos, masyarakat juga masih mendapatkan berbagai bantuan dari kementerian lain dan juga pemerintah daerah. Bantuan yang masih belanjut tersebut di antaranya Kartu Prakerja, subsidi listrik, bantuan langsung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan sebagainya.
Bantuan tersebut menjadi keluhan. Pasalnya ada masyarakat yang layak menerima bantuan namun namanya tidak masuk dalam data DTKS.
Dinas Sosial Karimun melalui Bagian Ketahanan dan Kemiskinan Amin menjelaskan, bahwa masyarakat dapat melaporkan diri ke Pemda.
“Silahkan lapor ke RT/RW, Kelurahan/Desa, ataupun Dinsos,” ungkapnya.
Ia mengatakan, nanti masyarakat akan di bantu petugas untuk mendapatkan bantuan.
HARIONO

Komentar