Karimun – Dinas Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) UKM dan ESDM Karimun menggelar rapat koordinasi (rakor) kesiapan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas LPG 3 kilogram di bulan Ramadhan, pada Kamis, 31 Maret 2022 lalu.
Rapat Koordinasi dipimpin Kepala Disperindag UKM dan ESDM Karimun Basori dihadiri perwakilan PT.Pertamina Patra Niaga SM Kepri Fadlan (SBM II Kepri), seluruh pengelola SPBU Reguler, 5 (lima) agen perusahaan distributor gas LPG 3 kilogram, mitra pertamina operator SPBE dan Sat Interkam Polres Karimun.
Kabid ESDM Karimun, Vandarones Purba mengatakan, bahwa berdasarkan hasil kesepakatan guna mengantisipasi terjadinya kekosongan di SPBU.
“Pihak SPBU akan melakukan pembayaran (penebusan) BBM lebih awal,” ungkapnya.
Hal itu agar memperoleh antrian terlebih dahulu di pelabuhan PT. Pertamina Dermaga 6 di Tanjung Uban nantinya.
“Selama ini penyebab terjadinya kekosongan di SPBU bukan dikarenakan kouta tidak mencukupi namun sering terkendala karena antrian transporter di dermaga bongkar muat sedangkan kendala lain karena faktor cuaca,” jelasnya.
Dengan penebusan lebih awal diharapkan mendapat antrian terlebih dahulu dan pasokan kebutuhan Karimun dapat tercover dan tidak terjadi kekosongan.
Kesepakatan lainnya, kata Purba, pihak SPBU akan memasang spanduk pelarangan melakukan pengisian BBM berulang-ulang dan melansir BBM.
“Baik itu untuk kendaraan Roda 2 tangki besar ataupun roda 4,” ujarnya.
Ia menuturkan, untuk itu pihak SPBU akan mencatat untuk mencegah agar kendaraan yang masuk tidak melakukan pengisian secara berulang-ulang, dan apabila tidak mengindahkan larangan tersebut akan diteruskan ke pihak kepolisian umtuk ditindaklanjuti.
Lanjutnya, begitu juga untuk LPG atau tabung gas melon 3 kilogram (subsidi). Ia mengintruksikan agar kelima agen yang merupakan Mitra dari PT. Pertamina Patra Niaga agar menyampaikan kepada seluruh pangkalannya untuk tidak melayani pembelian isi ulang lebih dari satu tabung gas 3 kilogram.
Purba menjelaskan, bahwa realisasi BBM di Kabupaten Karimun mulai Januari untuk BBM pertalite ada 3.255kilo liter, pertamax turbo 50 kilo liter, pertamax 10 kilo liter, biosolar 1792 kilo liter dan dexlite 10 kilo liter.
Kemudian pada bulan Februari lalu untuk jenis BBM pertaliteturun dibandingkan bulan Januari yaitu 3040 kilo liter, Biosolar naik 1872 kilo liter dan dexlite 10 kilo liter sehingga total keseluruhan mencapai 10.149 kilo liter pada dua bulan terakhir.
Sementara itu untuk kebutuhan akan LPG dibulan Ramadhan dan Syawal kelima agen penyuplai telah menyampaikan bahwa stok gas LPG 3kilogram aman hingga hari raya.
Hadir dalam rapat tersebut, perwakilan PT. Pertamina Patra Niaga SM Kepri Fadlan (SBM II Kepri), Pengelola SPBU Reguler, Agen Perusahaan Distributor Gas LPG 3 kilogram, Mitra Pertamina Operator SPBE dan Sat Interkam Polres Karimun.
HARIONO

Komentar