oleh

Manfaatkan Sampah Organik Menjadi Produk Bermanfaat

Karimun – Pengembang pemanfaatan sampah organik Renni berbagi pengalaman atas aktifitas yang  telah Ia kembangkan yaitu mengelola sampah organik berupa sampah sayur-sayuran dan buah-buahan sisa dari sampah rumah tangga, penjual buah-buahan dan sayur-sayuran, dan dari sisa pembuangan lainnya, kamis, 1 September 2022 di tempat usahanya poros Karimun.

Dalam keterangannya kepada awak media ini ia memaparkan partisipasi dan peran aktif beliau dalam hal kegiatan pengelolaan sampah organik sebagai wujud kepedulian atas himbauan Pemerintah untuk menanggulangi sampah agar bisa menjadi bahan baku ekonomi, , salah satunya yaitu ”ECO ENZYME”.

Renni menjelaskan, sesuai sifatnya sampah terbagi 2 jenis yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik adalah sampah yang bisa membusuk dan terurai, seperti sisa makanan, sayuran dan daun kering.

Sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang sulit membusuk dan tidak dapat terurai, seperti kertas, botol plastik, dan kaleng bekas.

“Eco Enzyme merupakan hasil olahan limbah dapur yang difermentasikan dengan menggunakan gula. Limbah dapur yang diolah adalah yang berupa ampas buah dan sayuran. Pada dasarnya eco enzyme mempercepat reaksi biokimia di alam untuk menghasilkan enzim yang berguna menggunakan sampah sayuran dan buah-buahan,” papar Renni.

Lanjutnya cara pembuatan mengolah sampah organik menjadi cairan pembersih alami yaitu sediakan 1 bagian gula merah/gula molasses, 3 bagian sampah organik/kulit buah-buahan dan sayuran mentah yang sudah dibersihkan (dicuci terlebih dahulu), 10 bagian air, dan kemudian fermentasikan di wadah plastik selama 3 bulan dengan ditutup rapat.

Lalu setelah 3 bulan Eco Enzyme sudah boleh disaring dan dikemas ke dalam wadah seperti botol atau kalengan siap untuk dipergunakan. Sedangkan ampas dari proses Eco Enzyme tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman, bunga dan atau sayur-sayuran.

“Dengan cara dan dosis pemakaian luar yang benar, Eco Enzyme dapat berguna untuk membersihkan kompor dan areal dapur, mencuci piring, mencuci pakaian, mengepel lantai, membersihkan kamar mandi/kloset, membasmi pestisida, herbisida, dn insektisida pada sayuran, untuk kumur dan gosok gigi, mencuci rambut, mandi, cuci tangan, pembersih udara, detok tubuh, bisul atau luka gores, sebagai pupuk organik, pembersih hewan peliharaan dan membersihkan kuningan,” terang Renni.

Dalam rangka membantu pemerintah dan/atau pemerintah daerah mengelola dan mengurangi sampah, diakhir wawancara Renni menghimbau dan mengajak masyarakat karimun masing-masing rumah tangga untuk berperan aktif melakukan pemilahan dan pengolahan sampah organik menjadi cairan pembersih alami yang sangat banyak manfaatnya. Dan Renni juga berpesan bagi yang ingin menggali imformasi darinya bagaimana cara pembuatan Eco Enzyme agar menghubungi nomornya yaitu RENNI 0852 6425 0859.

HARIONO

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *