Natuna – Petani Kabupaten Natuna mengeluhkan harga pupuk mahal.
Jajang Nurjaman, Petani Cabai di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Bunguran Tengah, Kabupaten Natuna mengatakan, harga pupuk sudah melambung tinggi.
“Dulu harga pupuk Nitrogen Fosfor Kalium (NPK) Rp500.000, sekarang udah Rp1.200.000 aja, naiknya dua kalu lipat,” ungkapnya saat diwawancarai wartawan, Rabu, 14 September 2022.
Jajang menambahkan, mahalnya harga pupuk ini juga menjadi persoalan bagi para Petani, apalagi harga cabai di Natuna tidak stabil.
Ia meminta agar pemerintah lebih memperhatikan para Petani, pasalnya tahun ini bantuan pupuk subsidi yang diberikan pemerintah tidak ada pupuk NPK.
“Kemarin ada kami dapat pupuk bantuan, tapi hanya pupuk Zwavelzure Amonium (ZA) saja yang datang,” ucapnya mengeluh.
Jajang menuturkan, bahwa pupuk yang diperlukan bagi para Petani yakni pupuk NPK.
Dia menyebut, manfaat pupuk NPK secara umum adalah membantu pertumbuhan tanaman agar berkembang secara maksimal.
“Alhamdulillah tahun ini harga cabai naik,” ucap Jajang.
Jajang juga menyatakan, naiknya harga cabai disebabkan langkanya cabai di Kabupaten Natuna, dan Petani cabai juga banyak yang gagal panen.
Selain itu, kata Jajang, harga Cabai di luar daerah juga sedang mengalami kenaikan.
SARWANTO

Komentar