oleh

Keterlambatan Distribusi Gas Elpiji 3 Kg di Karimun, Ini Fakta dan Penjelasan

Karimun – Kabupaten Karimun, yang terletak di provinsi Kepulauan Riau, telah menjadi sorotan terkait isu kelangkaan gas elpiji 3 Kg.

Namun, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan ESDM kabupaten Karimun, Basori, dengan tegas membantah adanya kelangkaan tersebut, Kamis 10 Agustus 2023.

Ia menjelaskan, bahwa situasi yang terjadi sebenarnya adalah keterlambatan dalam penjemputan dan pengangkutan gas elpiji dari Tanjung Uban ke Tanjung Balai Karimun.

“Keterlambatan ini dapat disebabkan oleh kondisi cuaca ekstrim di laut dan entri yang terjadi saat bongkar atau muat di pelabuhan Tanjung Uban,” sebut Basori.

Namun, ia memastikan bahwa masalah ini biasanya tidak berlangsung lama dan situasinya akan kembali normal seiring waktu.

Terkait dengan ketersediaan gas elpiji 3 Kg untuk Kabupaten Karimun, Basori meyakinkan bahwa kouta gas tersebut mencukupi.

Meskipun begitu, pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan berdasarkan KTP dan KK di setiap pangkalan pendistribusian elpiji 3 Kg.

“Tujuan dari langkah ini adalah untuk memastikan bahwa distribusi gas elpiji berjalan sesuai amanat pemerintah dan tidak disalahgunakan,” terang Basori.

Salah satu pengurus pelabuhan yang terlibat dalam bongkar muat gas elpiji 3 Kg, Ucok, juga memberikan klarifikasi bahwa pengiriman tabung gas kosong dan yang sudah diisi ulang berjalan normal.

Ia mengungkapkan bahwa ada lima kapal pengangkut gas elpiji 3 Kg yang beroperasi secara rutin dan tidak pernah mengalami keterlambatan.

Namun, Ucok juga mengingatkan untuk melakukan pendataan dan pengawasan dengan cermat, terutama dalam pendistribusian di Karimun yang diduga mengalami masalah dalam prosedur dan sasaran distribusi.(Hariono)

Editor: Sarwanto

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *