wahanaindonews.com, Karimun – Sebagai respons terhadap dinamika peraturan pemerintah, PD BPR Karimun mengalami perubahan signifikan pada tahun 2023.
Perubahan tersebut, yang termaktub dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 94 tahun 2017 tentang pengelolaan BPR dan mendapatkan restu dari otoritas jasa keuangan (OJK), melibatkan tidak hanya pergantian nama tetapi juga perubahan logo perusahaan.
Kegiatan Pergantian Nama dan Logo PD BPR tersebut menjadi sebuah momentum bersejarah bagi instansi keuangan ini.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Bupati Karimun, Ketua DPRD Karimun, Direktur Utama Perumda BPR Tuah Mandiri Azlan, perwakilan OJK Kepri, serta perwakilan dari Tni/Polri dan setempat.
Seremoni ini dicirikan oleh penyerahan Tumpeng oleh Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim kepada Direktur Utama BPR Tuah Mandiri Azlan, dan digelar di Kantor BPR pada Kamis 24 Januari 2024.
Azlan, selaku Direktur Utama Perumda BPR Tuah Mandiri, dalam sambutannya menekankan betapa besar tantangan yang dihadapi, terutama dalam menghadapi dampak pandemi covid-19.
Meskipun demikian, BPR di bawah kepemimpinannya tetap mampu memberikan kontribusi signifikan bagi daerah.
Azlan juga memaparkan terobosan dan inovasi khusus, seperti pembiayaan khusus untuk pelaku usaha UMKM dengan biaya yang sangat terjangkau, yakni hanya 10 persen. Masyarakat yang membutuhkan bantuan pinjaman diundang untuk datang langsung ke kantor, dengan batas akhir program ini pada Desember 2024.
Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim menyambut baik perubahan nama tersebut dan berharap bahwa kedepannya Pemerintah Kabupaten Karimun akan terus memperbesar kantor BPR, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
Ia menegaskan bahwa perubahan nama dan logo ini merupakan tuntutan dan ketaatan terhadap regulasi yang berlaku.
Dengan perubahan ini, PD BPR Karimun siap menyongsong era baru, tetap memberikan kontribusi positif, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, terutama bagi pelaku usaha UMKM yang menjadi fokus perhatian mereka.(Jan)

Komentar