Natuna – DPRD Natuna menggelar rapat paripurna penyampaian pidato Bupati terhadap Ranperda tentang anggaran APBD tahun Anggaran 2025, di Ruang Rapat Paripurna, Jumat, 30 Agustus 2024.
Rapat ini dipimpin langsung Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar didampingi Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah.
Hadir juga dalam rapat ini, Bupati Natuna Wan Siswandi, Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna, Boy Wijanarko, Anggota DPRD, dan Kepala OPD Natuna.
Dalam penyampaiannya, Siswandi menyampaikan, bahwa Belanja Daerah Kabupaten Natuna, pada tahun anggaran 2025 direncanakan sebesar Rp1,2 triliun.
“Kemampuan fiskal Kabupaten Natuna sangat dipengaruhi dana transfer, hal inilah yang menjadi latar belakang penyusunan APBD ini,” ucap Wan di Natuna, Jumat.
Ia menjelaskan penyusunan APBD 2025 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, hal ini terjadi sejak ditetapkannya undang-undang nomor 1 tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintahan daerah.
Setelah dua tahun sejak berlakunya undang-undang ini, pemerintah melakukan harmonisasi pokok-pokok kebijakan fiskal antara pusat dan daerah.
“Harmonisasi kebijakan pembangunan dituangkan dalam kebijakan umum APBD dan prioritas plafon anggaran sementara (kua-ppas) yang selanjutnya menjadi dasar penyusunan RAPBD tahun anggaran 2025,” ujar dia.
Tujuannya untuk mendukung pencapaian akselerasi pertumbuhan ekonomi, penanganan stunting, pengentasan kemiskinan, dan konvergensi antar daerah.
“RAPBD 2025 disusun dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi, dengan mempertimbangkan kebutuhan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan,” ucap dia.
Ia menerangkan pembangunan di 2025 berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu, pihaknya juga berupaya untuk meningkatkan investasi daerah, pemerataan layanan publik daerah, penurunan kemiskinan, penurunan stunting, dan pengembangan sentra-sentra ekonomi.
“Estimasi penerimaan daerah tahun anggaran 2025 sebesar rp1,2 triliun dengan rincian pendapatan ditargetkan sebesar Rp1,1 triliun ditambah dengan penerimaan pembiayaan dari estimasi silpa sebesar Rp100 miliar,” ujar dia.
Ketua DPRD Kabupaten Natuna Daeng Amhar mengatakan, RAPBD yang diusulkan akan dibahas oleh DPRD terpilih pada Pemilu Februari 2024.
“Mungkin setelah di lantik akan langsung di bahas,” ucap dia. (Why/Sar)
Editor: Sar

Komentar