Batam – PT PLN Batam resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan PT Teknologi Data Infrastruktur (NeutraDC Nxera Batam) untuk penyediaan listrik bagi pengembangan Diamond Data Center yang berlokasi di Kabil Industrial Estate, Batam, Jumat, 3 Oktober 2025.
Dalam kerja sama tersebut, PLN Batam akan menyediakan Layanan Khusus Premium Tegangan Menengah dengan kapasitas total hingga 90 megavolt-ampere (MVA). Pasokan listrik tersebut akan diberikan secara bertahap mulai tahun 2025 hingga 2028, seiring dengan peningkatan kebutuhan energi di kawasan industri dan pusat data tersebut.
Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan sektor teknologi dan digital di Indonesia, khususnya di Batam yang tengah berkembang sebagai salah satu pusat data nasional.
“Kerja sama ini memperkuat komitmen PLN Batam dalam menyediakan infrastruktur tenaga listrik yang andal untuk mendukung pertumbuhan PT Teknologi Data Infrastruktur secara berkelanjutan. Dengan layanan premium, PLN Batam memastikan kebutuhan energi pelanggan data center terpenuhi sesuai standar global,” ujar Kwin Fo.
Lebih lanjut, Kwin Fo menjelaskan bahwa meningkatnya penggunaan internet dan transformasi digital di berbagai sektor telah mendorong permintaan tinggi terhadap pusat data (data center). Hal ini sejalan dengan berkembangnya layanan berbasis teknologi seperti e-commerce, e-learning, e-government, media sosial, hingga berbagai aplikasi digital lainnya.
“PLN Batam berkomitmen menjadi mitra strategis dalam memastikan ketersediaan energi listrik yang stabil, efisien, dan ramah lingkungan untuk mendukung digitalisasi ekonomi nasional,” tambahnya.
Dengan kerja sama ini, Batam kian memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat ekonomi digital dan teknologi di kawasan barat Indonesia, sekaligus mendukung visi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai digital hub di Asia Tenggara. (Ham)
Editor: Sar

Komentar