Batam – Pemerintah Kota Batam bersama Badan Pengusahaan Batam meluncurkan Gerakan Masyarakat Batam Aman, Sehat, Resik, dan Indah (Gema Batam ASRI) di kawasan Tanjung Banon, Rempang Eco City, Rabu, 22 April 2026.
Peluncuran ini bertepatan dengan peringatan Hari Bumi dan menjadi langkah konkret dalam memperkuat komitmen pelestarian lingkungan.
Peresmian dilakukan langsung Wali Kota Batam ex-officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Wali Kota ex-officio Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.
Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa Gema Batam ASRI merupakan implementasi kebijakan nasional yang diterapkan hingga ke tingkat masyarakat, khususnya RT dan RW. Ia menyebut, gerakan tersebut harus memberikan dampak langsung dan dimulai dari wilayah Tanjung Banon.
“Gerakan ini kita turunkan hingga ke tingkat masyarakat. Implementasinya harus menyentuh langsung RT dan RW, dan hari ini kita mulai dari Tanjung Banon,” ujarnya.
Sebagai tahap awal, sebanyak 600 personel dikerahkan untuk mendukung pelaksanaan program di kawasan tersebut. Amsakar menekankan, kegiatan ini tidak boleh berhenti sebagai seremoni, melainkan harus berjalan secara berkelanjutan.
“Apa yang sudah kita mulai hari ini harus ditindaklanjuti dengan kegiatan berkesinambungan oleh petugas yang telah dibentuk,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, Gema Batam ASRI melibatkan enam satuan tugas yang bekerja secara terpadu, di antaranya pasukan oranye Pemko Batam, Satgas Kebersihan BP Batam, tim pembersihan drainase, pasukan merah BP Batam, serta tim dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air dan Dinas Lingkungan Hidup.
Amsakar juga menyoroti Tanjung Banon sebagai kawasan pengembangan baru yang perlu ditata sejak awal agar menjadi lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
“Tanjung Banon merupakan wilayah pengembangan baru. Kita mulai dari sini untuk mewujudkan lingkungan yang sejuk dan nyaman,” ungkapnya.
Selain fokus pada kebersihan lingkungan, Pemko Batam turut menjalankan program pemberdayaan masyarakat di kawasan tersebut, seperti bantuan alat tangkap bagi nelayan, pemberian bibit ikan dan tanaman, serta pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih guna meningkatkan kesejahteraan warga.
Melalui Gema Batam ASRI, Amsakar berharap lahirnya gerakan kolektif berbasis kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
“Melalui momentum ini, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” pungkasnya. (Ham)
Editor: Juliadi

Komentar