oleh

Sarapan Bersama Jurnalis, Tiga Legislator Kepri Pererat Silaturahmi dan Komitmen Bangun Natuna

 

Natuna – Tak semua pertemuan politik harus berujung pada pembicaraan politik. Bagi Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Mustamin Bakri, silaturahmi justru bisa dibangun melalui suasana sederhana, salah satunya lewat sarapan bersama.

Hal itu terlihat saat Mustamin Bakri bersama puluhan jurnalis Natuna menikmati sarapan pagi di warung Teh Talua. Pertemuan berlangsung santai tanpa podium, agenda resmi maupun pembahasan kepentingan politik.

Mustamin datang bersama Daeng Amhar, yang juga pernah duduk sebagai anggota DPRD Natuna sebelum melanjutkan karier politiknya di tingkat Provinsi Kepri.

Suasana kekeluargaan semakin terasa dengan hadirnya Marzuki, anggota DPRD Kepri dari daerah pemilihan Natuna-Anambas. Kehadiran tiga legislator yang memiliki keterikatan dengan daerah pemilihan tersebut membuat pertemuan berlangsung semakin hangat, diwarnai tawa dan canda bersama para jurnalis.

“Hari ini niat kami hanya silaturahmi dan sarapan bersama. Tidak ada membicarakan politik,” kata Mustamin.

Menurutnya, pertemuan tersebut murni menjadi ajang mempererat hubungan dengan insan pers yang selama ini memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.

“Perkumpulan kita hari ini murni silaturahmi sambil sarapan pagi. Tidak ada politik,” ujarnya.

Bagi Mustamin, hubungan antara wakil rakyat dan media tidak semestinya hanya terjalin ketika ada kegiatan resmi, konferensi pers maupun kepentingan pemberitaan. Komunikasi yang cair dinilai penting untuk menjaga hubungan baik sekaligus membangun kebersamaan dalam mendorong pembangunan daerah.

Pertemuan tersebut juga berlangsung di sela agenda reses Mustamin di Kabupaten Natuna. Usai menjalani sejumlah kegiatan, ia bersama rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan menggunakan kapal perintis menuju Kecamatan Serasan.

Dalam agenda tersebut, terdapat dua wilayah yang akan disambangi, yakni Kecamatan Serasan dan Serasan Timur.

Perjalanan itu menjadi bagian dari rangkaian reses untuk bertemu masyarakat, menyerap aspirasi serta melihat langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga di wilayah kepulauan.

Sebelum kembali menjalankan agenda tersebut, Mustamin memilih meluangkan waktu untuk duduk bersama para jurnalis. Percakapan berlangsung ringan, tanpa sekat dan tanpa membawa kepentingan politik.

Kini, tiga legislator yang memiliki keterkaitan dengan dapil Natuna-Anambas tersebut duduk satu meja. Mustamin Bakri, Daeng Amhar dan Marzuki menunjukkan bahwa perbedaan ruang kerja maupun pengalaman politik dapat dipertemukan melalui semangat bersama membangun Natuna.

Dari meja sarapan di Teh Talua, kebersamaan itu kemudian berlanjut menuju agenda reses di pulau-pulau.

Bagi mereka, reses bukan sekadar datang membawa program, tetapi juga hadir untuk mendengar suara masyarakat.

Sebab, membangun komunikasi dengan masyarakat maupun insan pers tidak selalu membutuhkan panggung besar. Terkadang, cukup satu meja, secangkir teh, sepiring sarapan dan kemauan untuk duduk bersama. (Sar)

Editor: Juliadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *