oleh

Wamenlu dan Bupati Natuna Tinjau Budidaya Ikan Napoleon di Sedanau

Natuna – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arif Havas Oegroseno bersama Bupati Natuna Cen Sui Lan mengunjungi Kota Apung Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Kamis, 20 Agustus 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat langsung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor budidaya ikan hidup.

Rombongan bertolak dari Pelabuhan Binjai menuju Sedanau menggunakan kapal ferry MIKONATA. Setelah menempuh perjalanan sekitar 45 menit, rombongan tiba di Sedanau dan disambut Camat Bunguran Barat, Kapolsek, serta sejumlah unsur pemerintahan setempat.

Setibanya di Sedanau, Arif Havas bersama Cen Sui Lan langsung meninjau sejumlah keramba budidaya ikan Napoleon dan kerapu milik masyarakat. Kedua komoditas tersebut telah lama menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat pesisir Sedanau.

Dalam peninjauan itu, Wamenlu berdialog dengan Nato, salah seorang pengusaha budidaya ikan hidup di Sedanau. Pertemuan tersebut membahas kondisi usaha, mulai dari proses budidaya, pemasaran, hingga kendala yang dihadapi pelaku usaha dalam kegiatan ekspor.

Pelaku usaha menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini menjadi tantangan bagi keberlangsungan budidaya ikan hidup. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah kepastian akses pasar serta kebijakan ekspor yang berkaitan langsung dengan kelangsungan usaha masyarakat.

Bagi masyarakat Sedanau, budidaya ikan Napoleon dan kerapu bukan aktivitas ekonomi baru. Usaha tersebut telah berkembang sejak dahulu dan menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat di kawasan pesisir tersebut.

Karena itu, keberlanjutan sektor budidaya ikan hidup tidak hanya bergantung pada kemampuan masyarakat dalam membudidayakan ikan, tetapi juga pada tersedianya akses pasar yang memadai. Kebijakan perdagangan dan ekspor menjadi salah satu faktor penting bagi pelaku usaha untuk mempertahankan dan mengembangkan usahanya.

Kunjungan Wamenlu bersama Bupati Natuna menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi sektor perikanan di Sedanau. Dialog dengan pelaku usaha juga memberikan masukan mengenai persoalan yang terjadi di lapangan.

Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam mencari solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha perikanan Natuna. Terutama persoalan budidaya ikan hidup, pemasaran, serta akses menuju pasar ekspor.

Usai meninjau lokasi keramba dan berdialog dengan pelaku usaha, rombongan melanjutkan kegiatan dengan ramah tamah dan makan siang bersama. Kunjungan tersebut diharapkan memperkuat perhatian pemerintah terhadap potensi perikanan Natuna sekaligus membuka ruang penyelesaian terhadap hambatan yang masih dihadapi masyarakat. (Sar)

Editor: Juliadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed