Natuna – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Natuna telah melelang 204 paket pada laman layanan pengadaan secara elektronik (LPSE).
Usut punya usut CV. Arjuna Consult menguasai puluhan paket perencanaan dan pengawasan di Dinas PUPR Kabupaten Natuna. Diduga kuat ada monopoli dalam pemilihan perusahaan dimana metode yang digunakan penunjukan langsung.
Kepala Dinas PUPR, Agus Supardi mengaku, jika di Dinas yang dipimpinnya pihaknya hanya memberikan kepada satu perusahaan. Ia juga menyebut, bahwa untuk perusahaan untuk perencanaan dan pengawasan tidak banyak.
“Kalau di Dinas kita itu-itu aja, mungkin di Dinas yang lain ada perusahaan lain,” ungkap Agus saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Jumat, 17 Oktober 2026.
Agus mengatakan, bahwa CV. Arjuna Consult punya seseorang bernama Robin. Untuk pemilihan perusahaan itu kepercayaan, dan yang memilih pihaknya dari Dinas.
Saat ditanyai adanya monopoli, Agus menjelaskan, bahwa perusahaan-perusahaan lain tidak ada menawarkan ke dinasnya, tidak tahu ke Dinas lain.
“Kita kan kita kan enggak bisa paksakan. Kalau orang tuh mau minta di mana di mana, kita enggak bisa paksakan,” ujarnya.
Celakanya, dugaan kuat monopoli ini dikaitkan dengan pinjam pakai bendera. Hingga berita ini diterbitkan pihak perusahaan belum berhasil dikonfirmasi.(Sar)

Komentar