oleh

Bupati Roby Tinjau Kelistrikan Pulau Mapur, Dorong Peningkatan Layanan hingga 24 Jam

Bintan – Bupati Bintan Roby Kurniawan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika serta pihak PLN Kijang turun langsung ke Pulau Mapur, Kamis, 29 Oktober 2026, untuk meninjau kondisi pelayanan kelistrikan sekaligus mengecek mesin pembangkit yang digunakan dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat setempat.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Roby meninjau mesin pembangkit milik PLN yang saat ini beroperasi, sekaligus mengecek mesin pembangkit lama milik desa yang sudah tidak beroperasi.

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi aktual sarana pembangkit listrik di Pulau Mapur, termasuk mengupayakan kemungkinan perbaikan dan pengoperasian kembali mesin lama milik desa. Bersama pihak PLN Kijang, Bupati berkoordinasi untuk memastikan kelayakan teknis mesin tersebut sebagai salah satu alternatif dalam mendukung peningkatan durasi pelayanan listrik bagi masyarakat.

Saat ini, pelayanan listrik di Pulau Mapur berlangsung sekitar 14 jam sehari. Pemerintah Kabupaten Bintan berharap durasi tersebut dapat ditingkatkan secara bertahap menjadi 18 jam sehari, hingga pada akhirnya masyarakat dapat menikmati layanan listrik selama 24 jam penuh.

Bupati Bintan Roby Kurniawan mengatakan, peninjauan langsung tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk melihat kebutuhan masyarakat di lapangan sekaligus mendorong solusi terhadap persoalan pelayanan dasar, termasuk ketersediaan listrik di wilayah kepulauan.

“Kita ingin pelayanan listrik di Pulau Mapur terus meningkat. Karena itu, kita turun langsung untuk melihat kondisi mesin yang saat ini digunakan PLN, sekaligus mengecek mesin lama milik desa yang sudah tidak beroperasi. Kita juga berkoordinasi dengan pihak PLN Kijang untuk memastikan apakah mesin tersebut masih layak dan memungkinkan untuk diperbaiki,” ujar Roby.

Menurutnya, upaya peningkatan pelayanan listrik perlu dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kesiapan teknis, kondisi mesin pembangkit, serta koordinasi bersama pihak terkait.

“Harapan kita, pelayanan listrik yang saat ini sekitar 14 jam dapat ditingkatkan menjadi 18 jam terlebih dahulu, kemudian secara bertahap menuju 24 jam. Kita akan terus mendorong koordinasi dengan pihak terkait agar masyarakat Pulau Mapur bisa mendapatkan pelayanan listrik yang semakin baik,” tambahnya.

Roby menegaskan, ketersediaan listrik yang memadai sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat, mulai dari memenuhi kebutuhan rumah tangga dan mendukung kegiatan pendidikan hingga mendorong pertumbuhan usaha serta perekonomian masyarakat setempat.

Melalui peninjauan langsung dan koordinasi bersama PLN Kijang, Pemerintah Kabupaten Bintan berharap optimalisasi mesin pembangkit yang tersedia dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan durasi dan kualitas pelayanan listrik di Pulau Mapur.

Peningkatan tersebut diharapkan dapat diwujudkan secara bertahap sehingga masyarakat Pulau Mapur ke depan dapat menikmati layanan listrik selama 24 jam sehari. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pemerataan pelayanan dasar bagi masyarakat di wilayah kepulauan Kabupaten Bintan. (Sar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *