oleh

Pemkab Karimun Mulai Tingkatkan Jalan Coastal Area, Ditargetkan Terhubung hingga Bandara

Karimun – Pemerintah Kabupaten Karimun resmi memulai proyek peningkatan jalan lingkar Coastal Area menuju Pamak Laut, Kecamatan Tebing, Minggu, 19 Juli 2026. Proyek yang dikerjakan secara bertahap ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Peluncuran proyek dilakukan langsung oleh Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, didampingi Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole. Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur pimpinan kecamatan (Uspika) Tebing, tokoh agama, serta masyarakat.

Acara peluncuran juga dirangkaikan dengan senam sehat bersama, penyerahan bantuan sembako, dan pembagian doorprize kepada masyarakat yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Iskandarsyah menegaskan bahwa peningkatan jalan Coastal Area merupakan bagian dari upaya membangun infrastruktur yang mampu mempercepat kemajuan Kabupaten Karimun.

“Peningkatan jalan Coastal Area menuju Pamak Laut ini akan kami lanjutkan hingga mencapai akses ke bandara. Saya dan Wakil Bupati ingin membangun kekuatan Karimun, dan yang paling penting adalah keyakinan kita bersama,” ujar Iskandarsyah.

Ia juga menyoroti posisi strategis Kabupaten Karimun yang berada di jalur pelayaran internasional antara Singapura dan Malaysia. Menurutnya, potensi tersebut harus didukung dengan infrastruktur yang memadai serta kondisi daerah yang aman dan kondusif agar mampu menarik lebih banyak investasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karimun, Ir. Raja Machrizal, didampingi Kabid Bina Marga Agus S, mengatakan proyek tersebut merupakan implementasi visi “Karimun Maju, Sejahtera, dan Berbudaya”.

Menurutnya, proyek peningkatan jalan Coastal Area memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas yang selama ini menjadi harapan masyarakat.

“Proyek ini telah resmi berkontrak sejak 10 Juli 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp9,5 miliar. Pembangunan dilakukan secara bertahap. Tahun ini ditargetkan penyelesaian sepanjang 1.350 meter dengan pengaspalan sepanjang 336 meter,” jelas Raja Machrizal.

Ia menambahkan, kawasan Coastal Area yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata dengan ikon Jembatan Kuning serta panorama laut dan pegunungan, diharapkan berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Menurut Raja Machrizal, pembangunan jalan tersebut akan memberikan dampak berganda terhadap perekonomian daerah, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan koperasi di sektor kuliner, pariwisata, hingga mendukung rantai pasok Kampung Nelayan.

“Pembangunan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat Karimun sekaligus meningkatkan daya saing daerah di tingkat regional,” tutupnya. (Sajirun)

Editor: Red

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *