Papua, Acikepri.com – Kepala Balai XVIII Papua Ir. Hosman H Marbun, MMT, menyebut, Progres pembangunan jalan Trans Papua sudah mencapai 91 % dari yang di rencanakan, diperkirakan pada akhir tahun 2018 akan mencapai 95%. Target yang akan diselesaikan pada tahun 2018, 197 %, 91 Km persis. Sisanya tinggal 154 Km akan selesai di tahun 2019.
” Total panjang keseluruhan 3.250,000,- Km itu di wilayah Papua, sedangkan total panjang keseluruhan ruas jalan nasional di wilayah Papua Barat 1.700.000,- Km. Jadi total panjang secara keseluruhan ruas jalan nasional Papua, dan Papua Barat adalah 4.700,000 Km,-,” ujar Hosman saat diwawancarai di ruang kerjanya, Sabtu, 28 Juli 2018.
Hosman menambahkan, jalan yang sudah teraspal lebih kurang 1.800,000,- (85 Km), rencana akan selesai di akhir tahun 2018 sekitar 1.600,000,- (11 km). Di lanjut tahun 2018 ada pengaspalan 26 Km untuk ruas jalan baru di luar dari ruas jalan lama yang dilapis ulang itu beda.
Banyaknya kendala yang harus dihadapi dalam pembangunan jalan trans Papua, mulai dari kondisi medan yang sangat berat. Ruas jalan yang berada di daerah pegunungan, harus mobilisasi bahan konstruksinya melalui jalur udara harus menggunakan Pesawat.
Kemudian cuaca yang sangat ekstrem, kendala non teknis yang sifatnya seperti hak ulayat masyarakat dan ganti rugi tanaman tumbuh hal ini yg sering terjadi.
Hosman berharap, kedepan harus ada kerja sama antar pemerintah daerah agar mendukung program pembangunan jalan trans Papua ini. Pemerintah daerah yang lebih tahu bagaimana pembawaan dan karakter masyarakat, agar mendukung kami untuk penyelesaian hak ulayat sehingga proses pembangunan dapat berjalan lancar, tutupnya Ka Balai XVIII Papua.
Sum : RADAR BI
Editor : RED
Komentar