Memang seharusnya dipenghujung Tw 1 sudah lumayan, tapi ini baru sekian persen,” ujarnya, di Kantor Gubernur, Pulau Dompak, Senin (25/3/2019) petang.
Namun Arif enggan merinci, persentase capaian realisasi serapan anggaran di penghujung Tw 1 dan target berapa capaian Tw 1 2019. Ia menyebut, bila kondisi ini tak berubah, dikhawatirkan target realisasi Tw 1 tahun 2019 bakal tak tercapai.
Ia menjelaskan, dari laporan yang ia terima, lambatnya serapan anggaran di awal 2019 ini disebabkan karena masih banyak program pembangunan fisik yang belum dilelang oleh instansi terkait.
Dari tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepri baru sebagian kecil proyek fisik APBD Provinsi Kepri yang sudah mulai dikerjakan.
“Misalnya seperti di Anambas, Lingga, dan Natuna. Cuma memang di Kota Tanjungpinang belum ada satupun yang jalan. Untuk itu dalam rapat evaluasi sudah kita minta untuk dipercepat,” tuturnya.sum: harian kepri.com.

Komentar