Wakentum Gerindra Desak Anak SBY Diperiksa KPK Demokrat

0
165

Jakarta, Acikepri.com – Ferdinand Hutahaean, Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat ogah menanggapi pernyataan Wakentum Partai Gerindra, Arief Poyouno yang mengancam akan menggugat KPK dan Pengadilan Negeri (PN) agar Edhie Baskoro (Ibas) anak dari Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dipanggil paksa untuk diperiksa terkait kasus korupsi Hambalang.

Ferdinand bahkan mempersilahkan Waketum partai besutan Prabowo Subianto itu ngomong apa saja, lantaran dinilai tidak berkualitas.
“Silahkan saja Arief Poyouno mau melakukan apa, dari dulu kan begitu aja hidupnya nggak ada berkualitas pernyataannya” ujar Ferdinand kepada pewarta. Senin, (13/5/2019).

Ferdinand kembali menegaskan dirinya tidak akan menanggapi apapun yang disampaikan Arief tersebut. “Sudahlah nggak usah ditanggapi Arief Poyouno emang dia apa sich” ujarnya lagi.

Sebelumnya Arief Poyouno menegaskan dirinya tidak akan meminta maaf atas adanya desakan agar dia meminta maaf atas pernyataannya yang menyuruh Partai Demokrat (PD) dikeluarkan dari Koalisi Adil Makmur yang mengusung Capres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno Salahudin sebagai Cawapresnya.

Tidak hanya itu, Arief juga menyebutkan bahwa sikap menduanya PD itu kata dia lantaran agar ada jaminan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kasus hukum yang menimpa keluarga Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk tidak diusut.

“Ngapain amat minta maaf wong memang mereka undur-undur dan saya persilahkan keluar aja dari koalisi” kata Arief kepada awak media. Minggu (12/5/2019).

Bahkan Arief juga merencanakan akan menggugat KPK dan Pengadilan Negeri (PN) agar anak Ketua Umum Partai Demokrat itu diperiksa lembaga anti rasuah tersebut. “Nanti dah aku gugat KPK ke PN agar KPK memanggil paksa dan memeriksa Ibas”.

dikutip : bukamata.co
editor red.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.