BATAM, ACIKEPRI.com – Ratusan Wali Murid Yayasan Sekolah THERESIA menggelar aksi demo di Gedung Yayasan Sekolah THERESIA pada Senin, 16 Juni 2020.
Diduga Yayasan Sekolah yang terletak di Batu Aji itu menyelewengkan peran Kepala Sekolah yang berlegalitas Nomor Unit Kepala Sekolah, Guru dan Komite Sekolah dengan tujuan mempermudah mengolah dana BOS sendiri.
Dana Bos sengaja di kelola secara tidak transparan, dan rata-rata hanya di ketahui oleh pihak Yayasan sekolah Theresia dimana terstruktur Kepala Sekolah dan staf administrasi adalah keluarga dari pemilik yayasan.
Aksi demo yang dimulai pukul 09.00 WIB ini tidak membuahkan hasil, pasalnya pihak pemerintah setempat (RT/RW) melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian.
Protes dan tanya jawab yang semulanya di harapkan dan direncenakan secara transparan, serta kondusif oleh kedatangan orang tua murid kepada pihak yayasan sekolah THERESIA terjadi emosional yang alot yang di lontarkan oleh anak pemilik yayasan sekolah.
Geram atas pernyataan kasar dan rasis oleh anak yayasan tersebut dan tidak membuahkan hasil, pihak Orang Tua Murid didampingi oleh RT/RW melanjutkan perjalan ke gedung DRPD Kota Batam untuk mempertanyakan kembali kepada Komisi IV bagaian pendidikan yang sebelumnya sudah dilaporkan kepada komis IV.
Disambut Ketua Komisi IV, Ides Madri, Wakil Ketua, Muhamad Yunus, Anggota, Bobi Alexander Siregar, dan Ides.
Rapat dengar pendapat sepihak sudah kami dengarkan dan kami akan mengundang kembali perwakilan orang tua murid, perwakilan komite sekolah perwakilan Dinas pendidikan, dan dewan pendidikan tentunya dengan yayasan sekolah THERESIA pada 23 Juni 2020 mendatang.
Sebelumnya Pihak Wali Murid mendatangi Dinas Pendidikan Kota Batam untuk melaporkan penyelewengan dana BOS tersebut. (aci)

Komentar