Minta Dibuka, Anggota DPRD Kepri Berharap BLK Adakan Pelatihan Kapal dan Seninator

0
15

Tanjungpinang – Anggota DPRD Provinsi Kepri, Wahyu Wahyudin meminta BLK itu di aktifkan kembali dengan syarat ikuti protokol kesehatan dan pembatasan jumlah peserta.

“saya harap dengan adanya prosedur baru, walaupun, ada aturan tidak boleh kumpul artinya kan bisa dengan mengurangi jumlah dari 15 orang mungkin saja bisa jadi 10 atau 5 orang dan tetap pada aturan protokol kesehatan ,” sebutnya, Selasa, 30 Juni 2020.

Fasilitas BLK juga harus di lengkapi karena di Provinsi Kepri ini untuk usia yang matang tingkat hidupnya banyak yang nganggur hingga usia 70 tahun. Padahal tingkat SDM nya lebih baik.

Banyak terjadi disini Provinsi Kepri dengan tingkat SDM yang baik bahkan masih produktif banyak yang nganggur, bahkan orang tepatan bahkan putra daerah masih banyak yang nganggur untuk itu Wahyu Wahyudin selaku anggota DpRD Provinsi Kepri dari komisi IV meminta BLK di Tanjungpinang di optimalkan.

“Dengan mengandeng sekolah-sekolah SMK yang bonafit serta melengkapi fasilitas yang moderen dengan mengikuti perkembangan jaman. Sehingga nantinya SDM bisa bertaraf internasional agar lebih maju,” katanya dilansir dari sidaknews.com, Rabu, 1 Juli 2020.

Bekerja sama dengan dinas Pendidikan dan Dinas Tenaga Kerja yang ada serta menampung anak-anak yang putus sekolah dan yang tidak melanjutkan sekolahnya lagi.

“Mengingat daerah kita 96 persen adalah kelautan untuk itu BLK Tanjungpinang mengadakan pelatihan kapal dan seninator, nelayan tentang kelautan dan navigasi. Jangan hanya otomotif, motor dan komputer saja,”tambahnya.

Sehingga apa yang diharapkan pihak swasta yang memerlukan tenaga kerja susuai dengan apa yang diharapkan.Bahkan pihak BLK bisa menyiapkan tenaga kerja untuk di krim ke luar negeri nantinya.

“Jika SDM dari BLK sudah memiliki keahlian khusus dan bisa melakukan kontrak kerja ke luar negeri. BLK tinggal menyiapkan kontrak kerja selama mininal 1 tahun kerja,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, BLK Tanjungpinang Provinsi Kepri vakum akibat pandemi virus corona (Covid-19). (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.