oleh

Kasus Covid Melonjak, Wakil Ketua I DPRD Natuna Himbau Masyarakat Patuhi Prokes

-Natuna-982 views

Natuna – Kasus Covid-19 terus melonjak di Kabupaten Natuna. Usai lebaran terjadi peningkatan signifikan, hingga sekarang telah bertambah sebanyak 88 kasus.

Para pasien suspek corona dikarantina secara terpadu di Asrama Haji, Komplek Masjid Agung Natuna. Sementara yang mengalami gejala berat, dilakukan isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Dengan semakin meningkatnya jumlah masyarakat terkonfirmasi positif corona, membuat Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah, turut perihatin.

Rapat Koordinasi di Kantor Bupati Natuna. foto (ist)

Karenanya, orang nomor dua di gedung wakil rakyat ini, menghimbau kepada seluruh masyarakat Natuna agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

“Ya sekarang jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus melonjak. Karena itu kita menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan”, ujarnya, Selasa, 18 Mei 2021.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini mengatakan, pihak DPRD Natuna telah melakukan survey berbagai tempat, untuk dijadikan lokasi isolasi seandainya terjadi lonjakan.

Pria berkacamata ini mengakui, lama kelamaan kapasitas tersedia di Asrama Haji Natuna tidak akan sanggup menampung seluruh pasien jika terus bertambah. Apalagi hanya tersisa beberapa tempat tidur saja.

Pemantauan Protokol Kesehatan Dunia Bandara RSA. foto (ist) 

“Kita dari DPRD bersama Plh Bupati telah mensurvei tempat alternatif untuk dijadikan tempat karantina, karena jika mereka melakukan karantina secara mandiri kurang efektif”.

Ganda juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang pernah kontak langsung dengan pasien, agar segera melaporkan ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan rapid antibody.

Menurutnya, tidak perlu merasa takut untuk melaporkan kepada petugas, jika pernah kontak dengan pasien covid. Penanganan sejak dini lebih baik daripada berdiam diri karena malu atau menganggap penyakit ini suatu hal yang tabu.

“Mari kita lindungi diri kita dan keluarga. Kalau bukan kita yang menjaga keluarga kita siapa lagai, kesadaran diri dari masyarakat sangat membantu dalam pemutusan rantai penyebaran Covid”, ujarnya.

Melonjaknya kasus corona, Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, memperketat protokol kesehatan.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Natuna, Hikmat Aliansyah, mengatakan, selain terus mensosialisasikan kepada masyarakat agar mematuhi prokes, pihaknya juga  memperketat prokes di perkantoran.

Saat ini pemerintah meniadakan absen otomatis (finger print) di setiap perkantoran. Hal ini dilakukan guna mencegah semakin bertambahnya suspek corona di Kabupaten Natuna.

“Pemkab juga meniadakan absen finger bagi pegawai dan staf untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19”, ujar Hikmat Aliansyah saat dikonfirmasi, Senin, 17 Mei 2021.

Menurut Hikmat, pegawai dan staf cukup mengisi di http://gg.gg/ABSEN-SELFIEE disertakan foto yang ada dilokasi dan jamnya.

Pria yang juga menjabat Plt Kadis Kesehatan ini mengatakan, bagi Dinas yang terpapar Covid-19 Pemkab Natuna mengeluarkan kebijakan untuk bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) Persial.

“Kita juga semestinya membatasi diri kita keluar rumah untu mengantisipasi tertularnya virus corona. Kalau bisa kita keluar seperlunya aja”.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat Natuna untuk tetap mematuhi Prokes dan menerapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Natuna tengah menghadapi lonjakan infeksi virus Corona dalam beberapa pekan terakhir. Terakhir, Natuna melaporkan 88 kasus baru yang tengah diisolasi.

SARWANTO

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *