Karimun – Pentingnya pelatihan dan sertifikasi kompetensi kerja sebagai sarana meningkatkan daya saing tenaga kerja sesuai standar kompetensi kerja nasional, standar internasional dan atau standar khusus bagi tenaga kerja lokal khususnya di Kabupaten Karimun. Hal ini juga menjadi program prioritas Pemerintah Kabupaten Karimun.
Kepala Bidang Pelatihan dan Produktifitas Disnaker Kabupaten Karimun Armansyah, mengatakan, Pemerintah Daerah melalui Disnaker Karimun dan stakeholder terkait terus berupaya untuk meningkatkan daya saing pekerja Karimun melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi kerja.
“Tahun kemarin sebanyak 17 kegiatan pelatihan dan sertifikasi kompetensi kerja kita laksanakan. InsyaAllah tahun 2023 program pelatihan tersebut tetap berjalan,” ujarnya saat dikonfirmasi acikepri.com, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, Armansyah menjelaskan, pelatihan dan sertifikasi tersebut lebih pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai dengan standar yang ditetapkan dan persyaratan di tempat kerja.
Tahun 2022, kata Armansyah, pelatihan yang diberikan kepada peserta diantaranya, Blasting Painting, Fitter Structure, Juru Las FCAW 4G, Juru Las SMAW 4G, Operator Komputer, Pipe Fitter, Gada Pratama, Las FCAW 3G, Las SMAW 3G, Las FCAW 6G, Komputer Aplikasi Perkantoran, Mekanik Angkat dan Angkut, Operator Pesawat Angkat dan Angkut (Mobile Crane), Rigger, Scaffolding, K3 Listrik, AK3 Umum, dan lainnya.
“Para pesertanya rata-rata dari pencari kerja, namun ada juga yang sudah bekerja mengikuti pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan sertifikasi,” papar Armansyah.
Ia mengatakan, bahwa para peserta tersebut mendaftar dan diseleksi di setiap kecamatan dan didaftarkan melalui aplikasi pelatihan dan sertifikasi pada DisnakerKarimun.
Sedangkan untuk yang telah bekerja didaftarkan melalui masing-masing perusahaan tempat mereka bekerja. Sebagian besar dari mereka yang telah mengikuti pelatihan dan sertifikasi sudah mendapat pekerjaan, dan hanya sebagian kecil saja yang masih belum, namun tetap menjalin komunikasi dengan Disnaker Karimun.
Armansyah jug berpesan, bagi masyarakat dan pencari kerja yang belum mendapat kesempatan mengikuti pelatihan dan sertifikasi agar berkoordinasi dan menjalin komunikasi ke Desa/Kelurahan dan Kecamatan setempat.
HARIONO

Komentar