oleh

Miris, Proyek Pembangunan Gedung Workshop BLK Karimun Tak Selesai

Karimun – Proyek Pembangunan Gedung Workshop BLK Karimun yang menggunakan APBD 2022 Provinsi Kepri hingga kini tak kunjung usai.

Dari hasil pantauan acikepri.com di lokasi Gedung Workshop BLK Karimun, pada Jumat, 6 Januari 2021, tampak ada dua orang yang bekerja mengumpulkan kayu kayu dan mal-mal cor-coran.

“Kami pekerja dari pemborongnya pak, bukan dari kontraktornya. Dan kami di minta oleh pemborong agar mengumpulkan kayu-kayu dan mal-mal bekas coran karena pekerjaan tidak dapat dilanjutkan lagi oleh kontraktornya (telah diputus kontrak)”, ucap kedua pekerja tersebut.

Tidak berselang lama, tiba dilokasi rombongan Muhammad Yazid dan rombongan dari UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi Dan Peralatan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Provinsi Kepri untuk melakukan lab beton.

Kepada awak media, Muhammad Yazid menjelaskan, phaknya turun ke lokasi BLK ini untuk melakukan tes Lab Beton atas perintah Dinas PUPR Provinsi Kepri yaitu memeriksa kelayakan strukturnya sampai dengan progres terakhir.

“Apakah ini sudah memenuhi syarat atau tidak, hasil tes lab beton ini akan kami kirim ke bidang Cipta Karya dan mereka yang akan menilai apakah sesuai dengan spek atau tidak”, terang Muhammad Yazid memulai keterangannya.

Lanjutnya lagi, dari hasil tes Lab Beton yang diuji, pihaknya akan menyampaikan laporannya ke PPK Cipta Karya. Selanjutnya PPK akan disesuaikan dengan kontrak, apakah sesuai, apakah layak dibayar atau memang bagaimana, itu PPK lah yang akan memutuskan.

Muhammad Yazid lalu menerangkan bahwa pengechekan telah dilakukan sebanyak 2 kali, dimana pertama dari pihak kontraktor yang mengechek dan membuat laporan beton K275 ke atas lalu di susmit ke UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi dan Peralatan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Dan Pertanahan Provinsi Kepulauan Riau atas nama PT.Mira . Sedangkan pengechekan yang kedua dilakukan oleh pihaknya langsung.

“Pengechekan kedua (terakhir) ini akan kita lakukan secara menyeluruh, hampir seluruh kolom kita hammer, hampir seluruh kolom kita sket tulangannya, jaraknya, diameternya dan akan kita laporkan ke PPK, lalu PPK lah yang akan meneruskan. Selama dua hari sejak tanggal 04 s/d 05 januari kemaren kita sudah pengechekan dan pengujian di lantai 1, sedangkan hari ini Jum’at 06 januari 2023, kita melakukan pengechekan dan pengujian di lantai 2”, tutup Muhammad Yazid.

Muhammad Yazid Kepala UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi Dan Peralatan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Dan Pertanahan Provinsi Kepulauan Riau turun ke Karimun melakukan pengechekan dan pengujian Lab Beton dengan didampingi 3 orang Tehnisi, 1 orang Ahli dan Wakil Kepala UPTD.

Untuk imformasi selanjutnya bagaimana nasib pembangunan BLK karimun, awak media ini mencoba menghubungi Hendriza PPK Cipta Karya Dinas PUPR Provinsi kepulauan Riau. Namun dari kedua nomornya tidak ada yang bisa dihubungi untuk konfirmasi.

HARIONO

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *