Dalam hal ini, Ketua BPC HIPMI Lingga, Yanuar, mengungkapkan bahwa salah satu rencana utama adalah pembangunan pabrik kaca di kawasan tersebut.
“Kelompok Xinyi dari China berencana berinvestasi di Pulau Rempang dengan pabrik kaca sebagai salah satu proyek utamanya. Pasir silika dan kuarsa, bahan baku utama pabrik kaca, tersedia di Kabupaten Lingga,” ujarnya.
Yanuar menegaskan pentingnya melibatkan Kabupaten Lingga dalam pemanfaatan bahan baku tersebut. Dia mengusulkan pembangunan semelter di kabupaten tersebut, sebagai langkah untuk memperluas dampak ekonomi dan memastikan Kabupaten Lingga tidak hanya menjadi penyedia bahan baku saja.
Yanuar juga menjelaskan bahwa jarak antara Kabupaten Lingga dan Pulau Rempang tidak terlalu jauh, memungkinkan kerjasama yang lebih dekat. Pulau Rempang memiliki lahan yang luas dan berdekatan dengan Pulau Temiang, memungkinkan pengembangan semelter dan sektor industri lainnya.
Pentingnya memaksimalkan potensi Kabupaten Lingga yang kaya akan sumber daya alam juga diangkat oleh Yanuar.
Ia menyoroti bahwa pengembangan industri dapat membawa dampak ekonomi yang luas, termasuk dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
“Kesepakatan terkait pembangunan semelter di Lingga diharapkan dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan pendapatan daerah, serta mendorong pembangunan berkelanjutan di seluruh wilayah Kepri,” ucapnya.
Melalui upaya kolaborasi ini, Kepri berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, di mana investasi dan pembangunan tidak hanya terpusat di satu wilayah, tetapi juga menguntungkan wilayah-wilayah sekitarnya, seperti Kabupaten Lingga.(*)
Editor: Sarwanto

Komentar