Dalam keterangan telepon selulernya kepada wartawan, Boy menyatakan bahwa tidak ada rencana untuk melakukan refocusing dalam APBD-P Natuna. Sebaliknya, terdapat penambahan anggaran yang dilakukan.
Penambahan anggaran ini, menurut Boy, berkaitan dengan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang belum seluruhnya dibayarkan. Dengan demikian, peningkatan anggaran ini dirasa perlu untuk memastikan pembayaran TPP kepada pegawai dapat berjalan lancar.
“Sumber anggaran tambahan ini berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dana Tunda Salur. Hal ini telah mengakibatkan kenaikan dalam APBD Natuna,” jelas Boy.
Selanjutnya, Boy mengungkapkan bahwa jika tidak ada hambatan dalam beberapa hari ke depan, Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) akan diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna untuk dilakukan pembahasan lebih lanjut.
“Dengan adanya penambahan anggaran ini, kita harap visi pemerintah untuk mempercepat pembangunan di Natuna dapat terealisasi dengan lebih cepat,” tuturnya. (Sar)
Editor: Sarwanto

Komentar