Natuna – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Natuna, Indra Joni mengatakan, bahwa tahun 2024 Dana Alokasi Khusus yang diterima Disdikbud Natuna hanya Rp6 miliar.
“Anggaran ini turun dibandingkan tahun sebelumnya (2023) Rp11 miliar,” kata Indra Joni saat dihubungi media ini, Rabu, 13 Maret 2024.
Menurut Indra Joni, ini disebabkan beberapa faktor, dimana saat ini pemerintah sedang fokus membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) dan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024.
“Secara umum hal itu berimbas pada pembagian anggaran Kementerian Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI,” terang Indra Joni.
Indra Joni menjelaskan, bahwa bukan hanya Kabuapeten Natuna saja yang turun DAKnya, namun seluruh Kabupaten/Kota lainnya juga merasakan hal yang sama.
Indra Joni merinci, anggaran DAK Rp6 miliar tersebut untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PUAD) dan Taman Kanak-kanak (TK) Rp536 juta, Sekolah Dasar (SD) Rp3,1 miliar, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2,3 miliar.
“Anggaran ini umumnya untuk pembangunan saran dan prasarana, dan pengadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sekolah,” ujarnya.(Why/Sar)
Editor: Sarwanto

Komentar