oleh

Wali Kota Batam Ajak Pererat Persaudaraan dalam Halalbihalal di Nongsa

Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menghadiri kegiatan halalbihalal bersama tokoh masyarakat Kecamatan Nongsa. Acara tersebut digelar di kawasan Ruko Summerland, Senin, 6 April 2026 malam.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Batam. Ia mengajak momentum Idulfitri dimaknai sebagai sarana mempererat persaudaraan.

“Atas nama pribadi, keluarga, serta jajaran Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, saya mengucapkan taqaballahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.

Amsakar menegaskan, kegiatan halalbihalal tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan juga ruang untuk membersihkan hati serta memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, silaturahmi memiliki nilai penting, baik secara spiritual maupun sosial.

“Dalam ajaran agama, silaturahmi dapat memperpanjang umur dan melapangkan rezeki. Dari sisi hubungan antarmanusia, silaturahmi mampu mempererat kebersamaan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Amsakar juga menyinggung dinamika kepemimpinan di Batam. Dengan jumlah penduduk yang telah mencapai lebih dari 1,4 juta jiwa, ia menyadari tidak semua kebijakan dapat memenuhi harapan seluruh masyarakat.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kritik tetap menjadi bagian penting dalam proses pembangunan. “Kebijakan yang kami ambil mungkin belum dapat memuaskan semua pihak. Namun, kami terbuka terhadap kritik yang membangun sebagai bahan evaluasi untuk terus memperbaiki kinerja,” tegasnya.

Ia turut mengingatkan filosofi kepemimpinan Jawa, Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani, yang menekankan pentingnya keteladanan, semangat kebersamaan, dan dorongan dalam memimpin.

Amsakar mengajak masyarakat untuk tidak terjebak dalam sikap saling menyalahkan, melainkan memperkuat persatuan dan energi positif demi kemajuan daerah.

“Saya berharap kita semua dapat berdamai dengan hati. Jangan sibuk mencari keburukan orang lain. Yang kita butuhkan adalah kebersamaan dan kekompakan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Batam sebagai rumah bersama yang dibangun dengan semangat gotong royong.

“Mari kita bangun Batam dengan hati. Jadikan Batam rumah kita bersama, dan arahkan energi kita untuk kebaikan daerah yang kita cintai ini,” pungkasnya. (Ham)

Editor: Juliadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *