oleh

Bupati Cen Sui Lan Pastikan Pasar Murah Menjangkau 17 Kecamatan Natuna

Natuna – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan harga kebutuhan pokok melalui program pasar pangan murah yang digelar di berbagai kecamatan.

Komitmen tersebut terlihat saat pasar pangan murah digelar di halaman Kantor SP II Desa Tapau, Kecamatan Bunguran Tengah, Selasa, 19 Mei 2026. Dalam waktu singkat, berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur hingga tepung nyaris habis diserbu warga.

Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan program tersebut sangat dibutuhkan, terutama bagi warga dengan penghasilan menengah ke bawah yang terdampak naiknya harga bahan pokok.

Bupati Cen Sui Lan mengatakan, pasar pangan murah merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Ini upaya kita membantu masyarakat dalam mengontrol harga bahan pokok,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Cen Sui Lan, kondisi ekonomi masyarakat saat ini masih memerlukan perhatian serius, khususnya terkait kestabilan harga pangan di daerah kepulauan seperti Natuna yang sangat bergantung pada distribusi barang dan kondisi cuaca.

Ia menilai, ketika pasokan tersendat atau biaya transportasi meningkat, harga kebutuhan pokok dapat melonjak dengan cepat. Karena itu, pemerintah daerah memilih turun langsung melalui operasi pasar dan pasar pangan murah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bahan pokok dijual jauh di bawah harga pasar. Minyak goreng dijual Rp15 ribu per kilogram dari harga normal sekitar Rp22 ribu. Gula pasir Rp12 ribu dari harga pasar Rp18 ribu. Beras PHP dijual Rp58 ribu dari harga normal Rp63 ribu. Sementara telur dijual Rp50 ribu per papan dan tepung Rp15 ribu.

Program pasar murah itu terlaksana melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Natuna bersama Bulog, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Toko Berkah Sejahtera, Toko Suka Jadi dan Toko Lestari Tanjung.

Cen Sui Lan memastikan program tersebut tidak berhenti di Bunguran Tengah saja. Pemerintah Kabupaten Natuna telah menyiapkan pelaksanaan pasar murah di Pulau Laut dan Bunguran Timur Laut, bahkan direncanakan menjangkau seluruh 17 kecamatan di Natuna.

“Alhamdulillah kegiatan seperti ini akan terus kita lakukan sebagai upaya membantu masyarakat,” katanya.

Ia juga mengungkapkan masih banyak warga yang belum sempat datang ke lokasi pasar murah karena sedang berada di kebun. Hal itu, menurutnya, menjadi bukti tingginya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan murah.

Langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten Natuna ini dinilai menjadi bentuk konkret pengendalian inflasi daerah yang langsung menyentuh masyarakat bawah, bukan sekadar dibahas dalam rapat birokrasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Natuna, Marwan, mengatakan jumlah item kebutuhan pokok ke depan kemungkinan akan ditambah, menyesuaikan dengan ketersediaan stok di tingkat distributor dan toko.

Di tengah tingginya biaya logistik wilayah kepulauan, pasar pangan murah menjadi salah satu strategi realistis pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia bagi warga Natuna. (Sar)

Editor: Juliadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *