Kejati Batam Pimpin Sertijab Kajari Batam, dan Kabag TU Kejati

0
339

Tanjungpinang, Acikepri.com — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam, Roch Adi Wibowo SH MH diganti dengan Dedie Tri Hariyadi SH MH. Pengambilan sumpah, pelantikan serah terima jabatan dilaksanakan di aula Kejati Kepri bersamaan dengan dua pejabat Kejati Kepri lainnya, Rabu, 10 Oktober 2018.

Pergantian pucuk pimpinan Adhyaksa Batam ini bersamaan dengan mutasi Kabag TU Kejati Kepri, Ichwan Efřfendi SH yang diganti dengan Ridwan Sujana Angsar SH MH dan koordinator Moch Riza Winsu Wardhana SH MH dengan Alamsyah SH MH.”Giat (sertijab) dilaksanakan pukul 10 00 Wib tadi dilanjutkan vicon dengan Kejaksaan Agung,” kata Kasi Penkum Kejati Kepri, Wiwin Iskandar SH MH.

Sertijab dipimpin langsung oleh Kajati Kepri DR Asri Agung Putra SH MH dihadiri sejumlah pejabat utama dilingkungan Kejati Kepri serta para Ibu Adhyaksa.

Dalam sambutannya, Kajati Kepri mengingatkan Kabag TU yang baru agar menjaga dan terus meningkatkan tata tertib dan disiplin pegawai.”Itu tidak mudah,perlu kerja keras dan kerjasama semua pihak.”kata Kajati.

Kemudian, untuk koordinator baru, Kajati Kepri mengingatkan tugas berupa melakukan kajian teknis dan dukungan pemikiran serta mengkoordinasikan para jaksa dalam melaksanakan operasi intelejen yustisia, penyelesaian perkara pidana umum, khusus serta perdata dan tata usaha.

“Koordinator yang baru dilantik agar aktif berperan memberikan support pemikiran dan teknis dalam penanganan perkara. Sehingga dapat meningkatkan kinerja masing-masing bidang,” tegas Kajati.

Sedangkan ke Kajari Batam yang baru mengingatkan agar meningkatkan fungsi pengawasan melekat agar tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan oleh jaksa.

“Walaupun daerah Kepri berada diujung perbatasan Indonsia, namun segala info positif maupun negatif dapat terdengar langsung ke pusat,” ucap Kajati.

Ditegaskan Kajati, seorang  Kajari harus menjadi penggerak utama dalam peningkatan profesionalisme, disiplin dan integritas jajarannya dalam menjalankan perintah harian jaksa agung dengan sungguh-sungguh.

“Jangan sering meninggalkan tempat tugas karena akan mengakibatkan kurangnya pengendalian dan pengawasan dibawahnya,”pungkas Kejati Kepri.

Sum : Radarkepri
Editor : Red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.