Tanjungpinang, Acikepri.com — Beberapa hari terakhir cuaca hujan dengan tingkat kecurahan yang cukup tinggi mempengaruhi keadaan geografis salah satunya munculnya genangan-genangan air di beberapa tempat kota Tanjungpinang.
Saat ini genangan air di Jl. DI. Panjaitan di sekitar SPBU km.6 menjadi sorotan publik, bahkan mencapai ketinggian kurang lebih 0,5 meter sehingga menyebabkan kemacetan.![]()
Dikarenakan banyak pengemudi kendaraan ragu untuk melintasinya karena bisa jadi menimbulkan kerusakan terhadap kendaraan seandainya air tersebut masuk ke ruang mesin kendaraan.
Sementara Jl. DI. Panjaitan km.6 tersebut merupakan jalan protokol yang setiap harinya selalu dilintasi kendaraan dengan volume yang cukup tinggi.
Air ganenangan tersebut merupakan potensi gangguan rawan terjadinya laka lantas dan kejahatan seperti curas. Curas dapat terjadi jika pelaku memanfaatkan pengguna jalan yang mengurangi laju kendaraannya akibat genangan air, sehingga pelaku kejahatan dapat leluasa melancarkan aksinya.![]()
Demi mencegah kemungkinan-kemungkinan terburuk yang dapat terjadi akibat genangan air tersebut, Kapolres AKBP Ucok Lasdin Silalahi, S.I.K, MH bersama jajaran Polres Tanjungpinang turun untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Pada Minggu, 4 November 2018, Kapolres meninjau langsung lokasi genangan air tersebut. Kapolres Tanjungpinang pun menyisir titik demi titik untuk mencari penyebab terjadinya genangan air.
Selanjutnya bersama dengan Kadis PU Prov. Kepri, BPBD Kota Tanjungpinang, Ketua LAM Tanjungpinang serta warga sekitar yang saat itu berada di lokasi kemudian membuat saluran air/parit kecil yang mana air yang tergenang dapat mengalir sehingga genangan air menjadi berkurang itensitas ketinggiannya. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menghilangkan genangan air tersebut.
Sum : Humas Polres Tanjungpinang
Editor : Red

Komentar